Semua Kecamatan di Amfoang Harus Terkoneksi Dengan Infrastruktur Jalan

Kupang-infontt.com,- Masalah di daerah pedalaman sangatlah kompleks, untuk itu diperlukan penanganan komprehensif, terobosan, dan inovasi baru dalam menyelesaikan beranekaragam permasalahan di kawasan yang terisolir seperti di wilayah Amfoang, Nusa Tenggara Timur. Harapan dan nafas baru terkait persoalan infrastruktur jalan bagi masyarakat Amfoang kembali hadir dengan terpilihnya Viktor Bungtilu Laiskodat dan Joseph Nai Soi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih periode 2018-2023.

Ketika media ini berdiskusi bersama Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Senin (27/8/2018) malam, menyebutkan daerah yang terisolir sudah harus dibuka, agar akses pembangunan bisa berjalan seimbang dan berkeadilan. Viktor Laiskodat dan Josef Nai Soi punya komitmen kuat untuk membuka jalan di Amfoang ke berbagai kecamatan sambungan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Perhatian saya dan partai golkar menjadi bagian dari komitmen Victory Joss untuk buka isolasi Amfoang. Kalau jalan terbuka maka jalur perdagangan dan potensi Amfoang bisa berkembang lebih baik lagi, dan ini akan diprioritaskan dalam program pembangunan, seperti halnya akses di wilayah Amfoang yang menghubungkan beberapa kecamatan harus diperhatikan dan jangan diabaikan,” ujar Melki.

Politisi muda Partai Golkar ini juga mengungkapkan, dengan mendapat prioritas, diharapkan akan mempercepat terbukanya daerah yang terisolasi tersebut.Viktory-Joss akan terus mendorong percepatan pembangunan di desa yang belum memiliki akses jalan darat yang memadai.

Menurut Melki, akses jalan darat sangat penting karena infrastruktur itu untuk percepatan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Saya mendukung serta sepakat jika harus ada pembangunan infrastruktur ke desa terisolasi. Jika tidak dapat dilakukan sekaligus, pembangunan bisa dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan anggaran, namun tetap harus menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Menurut Laka Lena, wilayah Amfoang yang terisolasi sudah menjadi pergumulan masyarakat sejak lama, dan harus dikerjakan karena ada banyak potensi di Amfoang. Maka dari itu, Melki mengaku optimistis pembangunan infrastruktur ke Amfoang yang terisolasi akan terwujud.

“Harapan saya nanti tidak ada lagi desa yang terisolasi, dan semuanya bisa ditempuh melalui jalur darat khususnya Amfoang,” harapnya.

Bagi Melki Laka Lena, di usia bangsa Indonesia yang sudah 73 tahun merdeka, sebetulnya agak sulit dinalar jika masih ada daerah atau masyarakat yang harus menghadapi persoalan infrastruktur jalan apalagi sampai menjadi daerah yang terisolir.

“Kita bisa lihat sendiri, fakta yang terjadi tidak dapat dibantah. Persoalannya di Amfoang bukan isapan jempol semata, tapi memang mereka butuh sentuhan, dan tahun depan harapan mereka sudah akan terjawab,”jelasnya.

Melki juga menegaskan Partai Golkar melalui Ketua FPG DPR RI Melchias Markus Mekeng, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno dan Ketua FPG DPRD Hugo Rehi Kalembu mendukung langkah Victory Joss bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang terpilih untuk membuka isolasi infrastruktur di Amfoang.

Laporan: Rocky Tlonaen dan Sandy Lette
Editor: Chris Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *