Kupang-InfoNTT.com,- DPRD Kabupaten Kupang menyayangkan ketidakhadiran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kupang Barat yang digelar di Kantor Kecamatan Kupang Barat, Senin (24/2/2025) pagi.
Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, S.H, kepada media menyampaikan ketegasannya bahwa Musrenbang ini penting karena bertujuan merancang dan menyusun perencanaan pembangunan daerah, yang dianggap sebagai forum menyerap aspirasi masyarakat serta pemangku kepentingan terkait.
Daniel Taimenas menyampaikan kekecewaannya terhadap absennya sebagian besar OPD yang seharusnya berperan aktif dalam proses penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
“Saya sangat menyayangkan OPD yang tidak hadir. Musrenbang ini adalah forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran. Ketidakhadiran mereka tentu berdampak pada efektivitas perencanaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hal yang sangat miris, Kecamatan Kupang Barat mestinya mendapat perhatian serius karena baru saja dilanda bencana air rob. Namun faktanya hanya tiga OPD yang menghadiri Musrenbang, yakni Dinas Pertanian, Kesehatan dan BP4D.
Menurutnya, keadaan masyarakat yang memprihatinkan pasca bencana namun sampai hati OPD tidak hadir. Hal ini akan disampaikan kepada Bupati Kupang Yosef Lede untuk selanjutnya jadi bahan evaluasi.
Ketua DPRD Kabupaten Kupang bahkan mengulang kalimat tersebut beberapa kali sehingga menimbulkan kesan jika dirimya benar-benar kecewa dengan para pimpinan OPD, yang menganggap kegiatan musrenbang hanya kegiatan biasa atau seremonial.
“Saya mau sampaikan bahwa Bupati Kupang jika benar-benar ingin Kabupaten Kupang maju, maka evaluasi kinerja pimpinan OPD secara baik. Juga kepala para pimpinan OPD, kalau tidak nyaman atau tidak sanggup jadi pejabat silakan buat surat pengunduran diri,” tegas politisi Golkar ini.
Daniel Taimenas optimis, melalui forum ini, pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan sebuah kesepakatan bersama usulan skala prioritas desa, yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Serta perumusan dan penetapan program prioritas kecamatan, yang hendaknya benar-benar mampu menjawab setiap permasalahan serta mendorong upaya pengembangan potensi yang ada di kecamatan.
Hal yang sama disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anthon Natun, bahwa OPD jangan menganggap remeh musrenbang ini, tapi inilah momen atau kesempatan menyerap aspirasi masyarakat, bukan sekadar jalan-jalan.
Anthon Natun juga menyampaikan pentingnya OPD menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan, karena untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat kepada pemerintah daerah.
“Untuk itu, pentingnya kehadiran, agar memperhatikan aspirasi yang disampaikan, catat dan pelajari dengan seksama, untuk selanjutnya disinergikan, agar menjadi bagian dari Rencana Kerja Perangkat Daerah sesuai dengan tupoksinya masing-masing, namun tetap mengedepankan azas efektifitas, efesiensi serta pertimbangan kemampuan keuangan daera,” ujarnya.
Acara yang berlangsung dengan mengusung tema “Pembangunan inklusif melalui peningkatan pendapatan, ketahanan pangan, dan optimalisasi pelayanan dasar”, ini dihadiri juga oleh Camat Kupang Barat, anggota DPRD Anthon Natun, Absalom Buy dan Ary Buraen serta masyarakat Kupang Barat.
Laporan: Chris Bani