Serasehan Pendidikan, Hari Guru Nasional di Amarasi Selatan

  • Whatsapp

Amarasi Raya, infontt.com Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-71 (25/11/2016)di Kecamatan Amarasi Selatan dilaksanakan secara sederhana namun memberi kesan berarti. Salah satu di antara kegiatan yang memberi kesan itu adalah Serasehan Pendidikan. Serasehan ini untuk kedua kalinya, (2015 dan 2017).

Seksi Kegiatan Ilmiah pada Struktur Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Amarasi Selatan memasukkan program ini untuk membiasakan para guru mencintai kegiatan ilmiah.

Pada serasehan tahun 2016 ini membahas 2 makalah yang ditulis oleh Heronimus Bani. Makalah pertama berjudulapakah Guru Telah Sadar akan Tugasnya? Makalah kedua berjudul, Nasib Tunjangan Profesi Guru

Kegiatan Serasehan dihadiri oleh kurang lebih 100 orang guru mengambil tempat di aula SMA Negeri 01 Amarasi Selatan. Pembicara dan peserta berdiskusi tentang kesadaran kolektif guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di lingkungan Kecamatan Amarasi Selatan pada semua jenjang lembaga pendidikan.
img_5800-copy
Beberapa pertanyaan menarik mengenai kesejahteraan guru non-PNS, guru yang mengajar tetapi dihajar orang tua siswa bahkan siswa; masalah fasilitas sekolah yang sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran, masalah kedisiplinan guru baik disiplin waktu maupun disiplin tugas pokok (administrasi pembelajaran, proses pembelajaran, dan hasil/evaluasi pembelajaran). Banyak permasalahan diangkat para guru dalam diskusi ini yang menunjuk usaha bersama memperbaiki kinerja.

Menyangkut skema baru penentuan TPG yang telah dilontarkan oleh Mendikbud Moehadjir Effendi beberapa hari lalu, para guru berharap kebijakan ini tidak segera diberlakukan. Hal itu akan mengganggu motivasi guru dalam melaksanakan tugas. Menyadari akan hal ini, para guru peserta serasehan berharap agar PGRI Cabang Kecamatan Amarasi Selatan dapat bersuara ke Pengurus Daerah Kabupaten agar secara berjenjang memperjuangkannya ke tingkat nasional.

Di akhir serasehan ini para kepala sekolah berharap agar ada pelatihan-pelatihan menulis. Organisasi KKG, MGMP atau Pengurus PGRI Cabang dapat memfasilitasi lokakarya diakmsud. Ada harapan agar kelompok kecil dilatih agar lebih fokus dan menghasilkan tulisan-tulisan yang sedikit beranjak bobot baiknya. (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan