Bulan Bahasa dalam GMIT

  • Whatsapp

Uisneno In Kabin ma Prenat (Manba'an Fe'u)
Uisneno In Kabin ma Prenat (Manba’an Fe’u/PB dan Kejadian dalam bahasa Amarasi)
Amarasi Raya, -.infontt.com.- Dalam beberapa tahun belakangan ini, GMIT telah memberlakukan satu kebijakan gerejawi yaitu bulan Mei sebagai bulan bahasa. Kebijakan ini mendorong penggunaan bahasa-bahasa lokal dalam pelayanan gerejawi. Artinya, nuasan penggunaan bahasa lokal (bahasa daerah) menjadi “total” ketika para pelayan (pendeta, penatua, diaken) memberitakan firman Tuhan. Hal ini sangat membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk pelestarian bahasa, tetapi terutama agar Firman Tuhan sampai kepada para pendengarnya menurut bahasa hati dan bahasa yang paling mudah dimengerti. Mengapa? Karena bahasa yang dipakai adalah yang sehari-hari digunakan oleh pemiliknya dan sekaligus pendengarnya.
Kamus Pengantar ke dalam Alkitab matu'i npaek Uab Meto' Amarasi, ma SnaK, Surat na'ko abitan Koro'oto
Kamus Pengantar ke dalam Alkitab matu’i npaek Uab Meto’ Amarasi, ma SnaK, Surat na’ko abitan Koro’oto

Di kota Kupang sebagai satu wilayah pelayanan gerejawi yang heterogen etnisnya, manakah bahasa daerah yang cocok dan tepat untuk mereka? Jawabannya, bahasa Melayu Kupang (MK). Sejak tahun 2007, Perjanjian Baru (PB) terjemahan dalam bahasa Melayu Kupang telah diluncurkan dengan segala kontroversi di dalamnya. Seiring berjalannya waktu, kini PB dalam MK telah diterima oleh berbagai kalangan, khususnya di GMIT. “Stok PB dalam MK telah habis,” demikian kata petugas bagian distribusi UBB. Lantas, dimanakah kitab itu dapat diperoleh?
Maromak Manfatin, PB dalam bahasa Tetun
Maromak Manfatin, PB dalam bahasa Tetun

Unit Bahasa dan Budaya Kupang (UBB-GMIT) sebagai dapur kegiatan penerjemahan sesuai Rekomendasi Majelis Sinode GMIT tahun 1998 menjadikan CRS/CCCC UKAW Kupang telah bekerja untuk menghasilkan buku-buku (kitab) terjemahan untuk beberapa bahasa di lingkungan pelayanan GMIT. Beberapa tahun setelah itu, CRS/CCCC UKAW dialihkan ke Kantor Majelis Sinode GMIT dengan nama UBB-GMIT.
Wahyu dalam bahasa Rote Tii
Wahyu dalam bahasa Rote Tii

Hasil terjemahan dari UBB yang sudah diluncurkan yaitu PB dalam bahasa MK, PB dan Kejadian dalam bahasa Ndao, PB dan Kejadian dalam bahasa Helong, PB dan Kejadian dalam bahasa Tetun, PB dan Kejadian dalam bahasa Amarasi. Kitab-kitab ini dilengkapi dengan beberapa nomor lagu yang diterjemahkan dari berbagai sumber bahkan langsung dari aslinya.
Sejauh ini kitab-kitab yang sudah diterjemahkan dan diluncurkan, telah mulai dipergunakan di dalam jemaat-jemaat lingkungan GMIT dan denominasi lainnya. Ini kabar menggembirakan. UBB bekerja dan melayani untuk semua kalangan (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan