Warga Naibonat Mengeluh, Pemkab Kupang Tidak Miliki Mobil Penyedot Tinja

  • Whatsapp
Ilustrasi mobil tinja
Ilustrasi mobil tinja

Oelamasi-infontt.com,- Akibat tidak tersedianya fasilitas mobil tinja oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang untuk menyedot isi dari bak penampung kotoran (WC) yang penuh di Kabupaten Kupang mendorong warga Kabupaten Kupang terpaksa mendaftarkan diri Minggu, (16/1) sebagai pelangan mobil tinja penyedot kotoran air besar milik Pemerintah Kota  (Pemkot) Kota Kupang dengan kisaran biaya sedot Rp.450.000,- untuk satu bak tangki mobil tinja.

Salah satu warga Kelurahan Naibonat, Cristiano saat ditemui media ini mengatakan, selama ini dirinya mengeluarkan biaya cukup mahal untuk berlangganan mobil tinja milik Pemkot Kupang, karena mobil tinja Kabupaten Kupang belum disediakan oleh Pemkab Kupang. “Mobil Tinja penyedot Air Besar milik Kabupaten Kupang tidak ada, makanya jalan satu-satunya kami harus lari ke mobil tinja Kota Kupang,”ucapnya.

Ia juga menambahkan, solusi untuk meringankan beban warga Kabupaten Kupang yakni, Pemerintah Daerah harus bisa menyediakan fasilitas mobil tinja untuk melayani warganya.

“Saya selama ini berharap Pemda Kabupeten Kupang memikirkan hal kecil ini, jangan hanya mobil dinas pejabat yang banyak tetapi mobil tapi mobil untuk melayani kebutuhan warga tidak ada, masa hanya buang air besar saja harus bayar mahal,” tegas Cris.

Sedangkan  Goris, salah seorang sopir mobil tinja Kota Kupang kepada media ini membenarkan, mobil tinja Kota Kupang sudah sering melayani di luar Kota Kupang. Tarif pembayarannya berbeda dari harga tarif untuk warga diluar Kota Kupang yakni besaran tarif Rp 450.000,- tergantung jarak tempuh sedangkan untuk warga Kota Kupang tarifnya Rp 150.000,-.

“Kami sudah sudah lama melayani warga diluar Kota Kupang, seperti di Soe dan Kabupaten sini (Kupang) tapi harganya beda. Untuk Kota Kupang harga tarifnya Rp150.000,- dan diluar Kota Kupang tarifnya Rp. 450.000,-,”jelas Goris.

Terkait persoalan ini, pihak Pemkab Kupang belum memberikan respon sampai saat ini.(*PL/SuaraTimorIndonesia.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan