Turun ke Amabi Oefeto Timur, Jerry Manafe Tinjau Tanah Pemda dan Selesaikan Polemik Perangkat Desa

  • Whatsapp
Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe didampingi Camat Amabi Oefeto Timur (18/10).

Kupang-InfoNTT.com,- Persoalan yang kerap menuai kontroversi khususnya di wilayah Kabupaten Kupang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat. Wakil Bupati Kupang, Jery Manafe pun harus menyempatkan waktu turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan berbagai polemik tersebut.

Hal ini dilakukan Wakil Bupati Kupang sebagai seorang pemimpin daerah yang tidak tinggal diam ketika mendengar dan melihat suatu persoalan, seperti yang dilakukannya saat berkunjung ke Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Senin (18/10/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Dirinya mengungkapkan, kerap polemik di desa selalu berlarut-larut dan terkadang menjadi persoalan yang sangat serius, sehingga Ia selalu melakukan kunjungan guna melihat setiap persoalan secara dekat.

Kunjungan ke Amabi Oefeto Timur ini, Wabup Kupang melihat dan meninjau tanah milik pemda yang diklaim oleh salah satu keluarga. Selain itu, Jerry Manafe juga mendengar dan berdiskusi guna mencari solusi berbagai persoalan terkait seleksi perangkat desa.

“Saya bersyukur sejak siang tadi hingga malam, persoalan ini sudah ada titik temu, terkait masalah perangkat desa juga tanah pemda yang di kalim oleh salah satu keluarga. Intinya kepentingan masyarakat kita utamakan terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurut Jerry, kedatangannya untuk melihat dari dekat masalah di masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah kepada masyarakat.

“Persoalan perangkat ada di tiga desa. Desa Pathau dan Oenaunu akan melakukan seleksi ulang, sedangkan Desa Oeniko kita serahkan kembali ke kadesnya untuk mencari solusi yang terbaik,” ungkapnya.

Camat Amabi Oefeto Timur, Maher Ora sangat mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati Kupang. Banyaknya masalah di wilayah kerjanya yang kini sudah ada jalan keluar.

Maher Ora juga akan bergerak cepat, mengambil langkah terkait jabatan-jabatan di desa yang diproses ulang untuk diisi, sehingga tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat khususnya pencairan dana desa.

”Terimakasih bapak Wakil Bupati Kupang atas kunjungan kali ini. Persoalan yang sudah berlarut-larut akhirnya ada solusi,” tandasnya.

Laporan: Jimy Kapitan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan