TNI Memberikan Pengetahuan Tentang Apotik Hidup Pada Masyarakat di Wilayah Perbatasan

  • Whatsapp

Belu-InfoNTT.com,- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu daerah di bagian timur, di mana NTT terbentuk dari aktifitas vulkanik gunung berapi dan juga adanya pulau-pulau yang muncul dari dasar laut. Dengan dominan adanya aktifitas vulkanik gunung berapi, maka inilah yang menyebabkan Provinsi NTT dikenal memiliki tanah yang yang subur dan kaya akan bahan tambang dan alamiah dari alam, sehingga timbullah kata-kata yang sering kita dengar yakni tongkat dan kayu pun jadi tanaman di tanah NTT.

Bacaan Lainnya

Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 408/Sbh yang bertugas di wilayah perbatasan NTT, yakni Motaain pun dapat melihat potensi alam yang dimiliki oleh pulau yang subur ini, yaitu menemukan banyak sekali tumbuhan yang dapat dijadikan apotik hidup dan dapat berguna bagi kesehatan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan.

Selain Memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan Negara, dengan melaksanakan patroli patok-patok batas Negara, anggota Pos Damar ini juga sering memberikan ilmu-ilmu maupun pengetahuan yang positif untuk masyarakat, salah satunya ketika mereka memberikan pengetahuan tentang apotik hidup kepada masyarakat.

Bertempat di rumah salah seorang warga (Paul) di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Senin (11/03/2019), anggota TNI, Kopda Walino pun tak segan-segan memberikan pengetahuan tentang apotik hidup kepada masyarakat yang ada di wilayah binaannya. Kali ini para prajurit menjelaskan tentang manfaat tumbuhan bayam hutan dan cinta buah, yang biasanya sangat banyak terdapat di wilayah perbatasan ini.

Kopda Walino mengatakan bahwa ide ini muncul ketika melihat banyak sekali tanaman cinta buah dan bayam hutan yang terdapat di wilayah ini, akan tetapi masyarakat tidak memahami manfaat dari tanaman tersebut, sehingga timbul niatnya untuk menjelaskan kepada masyarakat manfaat dari tanaman tersebut. Salah satunya yaitu untuk mengatasi Stroke, Kolesterol dan lain-lain. Caranya pun sangat mudah, hanya merebus tanaman tersebut, lalu sisa rebusannya di minum pada pagi dan sore hari.

Bitin, salah satu ibu rumah tangga berusia 47 tahun yang ikut dalam kegiatan tersebut sangat antusias terhadap penjelasan yang disampaikan oleh anggota TNI. Ia mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI karena sudah memberikan pengetahuan tentang manfaat tanaman cinta buah dan bayam hutan.

”Kita di sini baru sadar akan manfaat tanaman tersebut, setelah ini saya mau langsung coba karena tadi waktu dicek bapak TNI, saya terkena darah tinggi. Harapan saya agar anggota TNI ini tetap seperti ini, karena dengan kehadiran mereka, kita disini merasa pengetahuan kita tentang kesehatan terus bertambah,” ujar ibu Bitin.

Danpos Damar, Lettu Inf A.Milzam memberikan tanggapan atas kegiatan ini bahwa dirinya berharap untuk terus berada di sini, selain untuk menjaga kedaulatan NKRI, juga agar dapat berguna bagi masyarakat wilayah binaannya, salah satu hal yang kongkrit adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang apotik hidup.

”Kami melihat sangat banyak tanaman di sini yang dapat bermanfaat untuk kesehatan, akan tetapi masyarakat belum mengetahuinya, untuk itu kami yang tahu manfaat tanaman tersebut menyalurkan pengetahuan kami ini kepada masyarakat wilayah binaan kami agar mereka dapat mengetahui manfaat dari tanaman-tanaman ini,” jelas Lettu Inf Milzam.

Dengan demikian, masyarakat perbatasan pun paham bahwa ternyata ada banyak tumbuhan yang bermanfaat yang tumbuh di sekitaran mereka, tapi mereka tidak mengetahui manfaatnya, dan dengan kehadiran anggota prajurit TNI ini, mereka pun bisa mengetahuinya. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan