Syukur Natal PMK Politeknik Negeri Kupang: Natal Bukan Sekedar Tradisi

  • Whatsapp
Badan Pengurus dan Pembina MPK foto bersama anak-anak Panti Asuhan Petra (foto: Lily Boimau)

Kupang-InfoNTT.com,- Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Politeknik Negeri Kupang melaksanakan Ibadah Syukuran Natal dan Tahun Baru, Jumad (17/01/2020) di Auditorium Politeknik Negeri Kupang, yang dimulai tepat pukul 17:30 Wita

Tema natal kali ini yakni “Natal Bukan Sekedar tradisi” dan sub tema ” Hidup Dalam Dunia Namun Tidak Serupa Dengan Dunia”. Tema ini bertujuan untuk mengingatkan umat kristen bahwa Natal bukan sekedar tradisi yang hanya mempersiapkan pohon natal, lampu hias, makanan dan dan kado-kado natal.

Pada kesempatan tersebut, Pendeta Sepy Alexander Hawu dalam kotbahnya mengatakan, tema syukuran natal dan dan tahun baru bersama kali ini benar-benar tajam. Jikakalau Natal hanya sekedar tradisi atau seremonial berarti saat ini, maka hanya membuang-buang waktu untuk berada di tempat ini. Natal bukan sekedar tradisi yang mulai dari pemasangan pohon natal dan sebagainya.

“Pada perayaan natal kita dituntut untuk lebih mempersiapkan hati kita untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus dan bagaimana kita merasakan kehadiran-Nya dalam hidup kita, serta kitapun mampu menyatakan kasih Allah kepada sesama kita,” lanjut Pdt. Sepy Hawu.

Sedangkan ketua umum PMK Rita Mbeo menjelaskan bahwa syukuran natal dan tahun baru ini merupakan kegiatan rutinitas PMK setiap tahunnya. Natal bersama ini adalah kegiatan rutinitas PMK setiap tahunnya, pada kesempatan kali ini, PMK mengundang adik-adik dari Panti Asuhan Petra dan juga teman-teman organisasi kemahasiswaan yang di Kota Kupang.

Rita Mbeo berharap umat kriten tidak terlena dengan tradisi yang ada agar makna Natal tetap dihayati sebagai sesuatu yang sakral dan membawa sukacita besar bagi umat Kristen.

Acara syukuran ini juga dilakukan penyalaan lilin bersama yang bertujuan untuk melahirkan kembali harapan hidup baru yang terus bergantung kepada Tuhan. Untuk memeriahkan acara syukuran PMK mempersembahkan dance modern dan drama mengenai natal bukan sekedar tradisi dan diakhiri dengan acara foto bersama.

Laporan: Eudoksia Susu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan