Semester Pertama Tahun 2021 Majelis Jemaat GMIT Pniel Tefneno Koro’oto Bersidang

  • Whatsapp
Hari ini, di GMIT Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto Klasis Amarasi Timur, Majelis Jemaat mengadakan Persidangan Semester I Tahun Pelayanan 2021. Persidangan ini bertujuan mengadakan evaluasi atas program yang sudah disepakati di awal tahun pelayanan ini. Evaluasi pertengahan tahun ini untuk mengetahui program yang sudah terlaksana dengan hambatan dan solusinya, serta program yang belum terlaksana untuk dilaksanakan pada Semester II Tahun 2021 ini.
Berikut ini admin mengutip tulisan Pdt. Yulita Y. Zina-Lero, S.Th, Wakil Ketua Majelis Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto.
Sebagai bagian dari komunitas yang dikhususkan Allah untuk mengemban tugas panca pelayanan yang dilakukan dalam iman sebagai milik Allah, maka hari ini, Selasa, 20 Juli 2021, GMIT jemaat Pniel Tefneno Koro’oto dengan penuh rasa syukur melaksanakan persidangan majelis jemaat ke-22, di pertengahan tahun pelayanan 2021.
Dengan kesadaran penuh bahwa Jemaat Pniel Tefneno’ Koro’oto menjadi bagian dari GMIT yang dipanggil dan dikuduskan menjadi milik Allah bukan untuk diri sendiri melainkan mewujudkan karya penyelamatan Allah bagi dunia, maka bagian penting dari sebuah langkah perjalanan pelayanan adalah terus mengevaluasi diri, berbenah diri, siap siaga dalam menghadapai tantangan di medan layan anugerah Sang Pemberi Pelayanan guna mewujudkan fungsi dan peran gereja sebagai garam dan terang bagi dunia.
Sebagai sebuah organisasi yang dinamis maka MJ PTK duduk bersama lagi mengevaluasi perannya sebagai bagian dari dunia yang terus bergerak dan terbuka.
Persidangan Maje;os Jemaat ke-22 , Juli 2021, diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pnt. Sefnat Bois, dengan mendasari Persidangan Majelis Jemaat ini dalam terang kebenaran firman Tuhan dari Matius 24:45-51 “Perumpamaan tentang Hamba yang Setia dan Hamba yang Jahat.
Ketua Majelis Jemaat Pniel Tefneno Koro’oto membuka persidangan dengan memberikan suara gembala. Ketua Majelis Jemaat Pniel Tefneno Koro’oto, Pdt. Papy A. Ch. Zina, S.Th mengingatkan kepada semua peserta persidangan akan tujuan pelaksanaan persidangan hari ini, sekaligus juga memberikan arahan kepada semua peserta persidangan demi memahami alur dan tujuan persidangan yang akan memandu persidangan ini.
Peserta persidangan adalah MJH, BP3J, Majelis Jemaat yang melayani dalam rayon pelayanan 1-14 serta UPP dan BPP.
Jemaat Pniel Tefneno Koro’oto melaksanakan persidangan ini dengan mengacu pada tata dasar, Peraturan Pokok Jemaat Pasal 44 ayat (3). Khusus huruf (b) dipakai untuk PMJ tengah tahun dan perumusan. Selain Peraturan Pokok Jemaat, Peraturan Perbendaharaan juga mengatur tentang Perubahan Anggaran yang dilakukan pada PMJ paling lambat 3 bulan sebelum tahun anggaran berakhir lainnya.
Karenanya dengan mengacu pada tata Gereja thn 2010 (Perubahan Pertama) maka tidak tepat persidangan ini disebut Persidangan MJ Tengah Tahun karena nama itu tidak dikenal dalam Tata Dasar tapi disebut Persidangan Majelis Jemaat ke-22. Pada 29 Januari 2021 adalah PMJ ke-21 maka 20 Juli ini PMJ ke-22 dengan tujuan pelaksanaan sesuai yg dijelaskan di atas.
Demikian kiranya jawaban atas kerinduan menghitung sudah berapa kali Jemaat Pniel Tefneno Koro’oto  melaksanakan Persidangan Majelis Jemaat sejak perubahan tata Gereja
2010.
Sampai di sini dulu jumpa awal kita tentang cerita PMJ JPTK ke-22 hari ini.. akan dilanjutkan lagi sebentar dalam coretan coretan sederhana lagi.
Penulis: Pdt. Yulita Y. Zina-Lero, S.Th
Editor : Heronimus Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan