Sekretaris Desa Adat Tamkesi Diduga Gelapkan Dana Bantuan Ratusan Juta

  • Whatsapp
Kepala Desa Adat Tamkesi, Leonardus Luan Usboko

Kefamenanu-InfoNTT.com,- Sekertaris Desa Adat Tamkesi di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga kuat gelapkan dana bantuan bencana kebakaran 6 buah rumah adat di Desa Adat Tamkesi. Demikian disampaikan Kepala Desa Adat Tamkesi, Leonardus Luan Usboko, Senin (27/07/20) di kediamannya.

Leonardus mengatakan dugaaan penggelapan dana sebesar 211 juta rupiah itu dilakukan oleh Sekertaris Desa Adat Tamkesi, Yohanes Oenunu pada tahun 2019, yang disalurkan dari Dinas Pariwisata Kabupaten TTU untuk bencana kebakaran 6 buah rumah Adat yang berada di Desa Adat Tamkesi pada tahun 2019 lalu.

“Seharusnya uang tersebut disalurkan guna perbaikan 6 buah rumah Adat yang mengalami bencana kebakaran. Akan tetapi uang tersebut tidak pernah di gunakan dan masih tersimpan ditangan sekertaris hingga saat ini,”ungkap Kades.

Lebih lanjut Leonardus mengaku, pihaknya bahkan sempat melakukan mediasi melalui rapat di desa untuk meminta kesanggupan oknum sekertaris desa tersebut agar mengambil uang yang telah dianggarkan, namun tidak pernah menanggapi persoalan tersebut hingga saat ini.

“Sekertaris Yohanes justru mencurigakan karena selalu menghindar dari wilayah Desa Adat, sehingga dirinya menduga sekertaris telah mengelapkan dana bantuan rumah tersebut,” tegas Kades.

Terkait persoalan ini dirinya selaku kepala desa tidak tahu menahu karena oknum tersebut yang mengatasnamakan dirinya untuk melakukan pencairan dana di Dinas Pariwisata Kabupaten TTU tahun 2019, dan uang tersebut tidak pernah dikelola atau diberikan ke pemerintah Desa setempat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan pihak kecamatan, sehingga tim dari dinas pariwisata dan kecamatan juga sudah turun ke lokasi guna mengumpulkan bahan keterangan beberapa hari lalu,” ungkapny.

Ia pun meminta pemerintah serius menindaklanjuti dugaan penggelapan dana tersebut agar oknum yang diduga ini segera pertanggungjawabkan perbuatannya, dan 6 buah rumah tersebut segera dikerjakan.

Sementara, Sekretaris Desa Adat Tamkesi, Yohanes Oenaunu belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan, meskipun awak media sudah berusaha mendatangi rumah maupun mengkonfirmasi lewat telpon seluler.

Laporan: Aris Usboko

Pos terkait

Tinggalkan Balasan