SD Negeri Naet Unggulan Musrenbangcam yang Gugur

  • Whatsapp

Amararasi Selatan,infontt.com; Sekolah Dasar Negeri Naet, salah satu unit sekolah dasar formal milik Pemerintah Kabupaten Kupang, terletak di Dusun Naet, desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan. Unit sekolah dasar ini telah mengalami kerusakan parah pada seluruh bangunan yang terdiri dari dua unit yang sangat beresiko pada para pemangku kepentingan di dalamnya yaitu guru dan siswa.

Pada unit pertama, atap salah satu ruang kelas bangunan ini sudah terbongkar akibat diterpa angin sejak tahun lampau, diikuti hancurnya rangka atap. Sementara pada unit kedua, tembok sudah retak-retak, bahkan menganga retakannya sehingga nyaris membuat beton pengikatnya putus. Ini pun sudah sangat beresiko bila berada di dalam ruang-ruang kelas dengan kondisi seperti itu.

Bacaan Lainnya

Ketika ditemua media ini, Pengawas Pembina SD di Kecamatan Amarasi Selatan, Marden Tunliu, S.Pd, yang juga sebagai Plt, Kepala UPT Dinas P & K Kecamatan Amarasi Selatan, mengatakan, kondisi ini sudah dibawa dalam Musrenbang secara berjenjang, mulai dari Wilayah Dusun Naet (Dusun 1 desa Nekmese), dilanjutkan ke Musrenbang Desa Nekmese, hingga lolos sebagai program prioritas di Musrenbang Kecamatan Amarasi Selatan. Tahapan Musrenbang ini pada tahun 2019 lalu yang diharapkan lolos pada Musrenbang Kabupaten Kupang oleh karena diprioritaskan di tingkat kecamatan.

Fakta historisnya, berbeda. Ketika tiba di Musrenbang Kabupaten Kupang, prioritas pembangunan khususnya rehab/perbaikan berat pada bangunan sekolah di Kecamatan Amarasi Selatan, khususnya yang diprioritaskan dalam Musrenbang Kecamatan yaitu SD Negeri Naet, justru gugur dalam Musrenbang Kabupaten.

Tentang kondisi ruang kelas yang demikian, Suzana Obehetan, S.Pd, Kepala SD Negeri Naet, menyatakan bahwa proses pembelajaran berlangsung dalam kewaspadaan. Hari-hari ini, proses pembelajaran dilakukan sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Kupang melalui surat dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu penghentian sementara pembelajaran tatap muka. Hal ini sedikit melegakan, walaupun sesungguhnya tidak nyaman pada para guru dan siswa.

Ada harapan, kiranya pada tahun anggaran 2021 ini, SD Negeri Naet yang sempat mendapatkan prioritas pada Musrenbang Kecamatan dapat menjadi program prioritas kembali. Dengan begitu, bangunan sekolah kembali normal.

 

Laporan: Heronimus Bani

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan