Pupuk Organik dari Sekam Bakar dan Kotoran Ternak untuk Tanaman Hias serta Perkebunan di Masa Pandemi

  • Whatsapp

Oleh : Stefania Ranilia Asury

Mahasiswa Semester VII – Fakultas Ekonomi Dan Bisnis – UNWIRA (KKN-PPM 2021)

Bacaan Lainnya

 Pandemic Covid-19 mengharuskan masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari di rumah atau kebun. Saat ini banyak Ibu-ibu yang suka menanam tanaman hias dan bapak-bapak yang yang melakukan aktivitasnya di kebun. Sehingga Melalui KKN kreatif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di masa pandemic covid 19, saya mengajak pembaca dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dalam menghadapi pandemic virus dengan cara mengenalkan kepada masyarakat setempat membuat pupuk untuk tanaman mereka sendiri. Banyak jerami dan sekam yang terbuang percuma dan ada pula yang membakar jerami diperkebunan mereka.

Sekam padi sudah banyak dimanfaatkan sebagai media tanam untuk mengurangi limbah padi agar tidak terbuang percuma. Sekam padi dihasilkan dari bekas penggilingan beras, dan sangat berguna dalam bidang pertanian. Sekam padi biasa dimanfaatkan untuk proses penggemburan tanah, untuk mengikat unsur hara pada tanaman. Sekam juga dapat memperbaiki tingkat keasaman tanah. Kandungan silika yang terdapat pada sekam bakar akan memperkuat daun sehingga daun-daun menjadi lebih tegak dan memperkuat tanaman serta mendorong perkembangan sel-sel tanaman.

Menanam tanaman banyak sekali dampak positifnya. Pertama, dengan menanam tanaman hias atau pekebunan, kita bisa melihat sendiri hasil dari perawatan pribadi, selain itu juga bisa menyerap polusi udara. Hasil pengamatan yang sudah dilakukan sebelum adanya pandemic dengan menanan  dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah- masalah yang dihadapi warga masyarakat di RT 001 RW 002 desa meotroy kec. Laen manen, kabupaten Malaka pada masa pandemic, penulis menawarkan kepada masyarakat untuk mengisi waktu luang dengan membuat sebagian dari mereka mencari kesibukan baru yang bermanfaat untuk memperbaiki ekonomi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pembudidayaan tanaman dan membuat pupuk untuk tanamannya sendri. Tanaman hias maupun perkebunan merupakan salah satu komoditas yang cukup penting. Budidaya tanaman sedang menjadi tren baru dikalangan masyarakat sejak pandemic melanda hampir dua tahun belakangan.

Keterbatasan akan beraktifitas di luar rumah terlihat menjadi pemicu masyarakat mengahlikan kegiatan untuk membudidayakan tanaman hias maupun perkebunan sehingga penulis sangat berantusias agar kegiatan yang dipromosikan ini dapat memberikan manfaat di masyarakat RW 001 RW 002 dengan memberikan pembekalan-pembekalan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat  dalam peningkatan pemenuhan kebutuhan ekonomi di masa pandemic.

Penulis membekali masyarakat untuk giat membudidayakan tanaman hias maupun hasil perkebunan mereka dengan pola tanam yang sehat dan menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri. Penulis juga mengajak masyarakat untuk mulai menanam, merawat, dan menjual/ mempromosikan berbagai jenis tanaman ataupun hasil perkebunan mereka melalui media social (facebook, instagram, whatsapp).

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat untuk membuat pupuk organik dari sekam bakar untuk tanaman mereka dan bisa menjual pupuk dan tanaman mereka tersebuat secara online. Dengan diberikannya pembekalan dan pemahaman dalam melakukan budidaya tanaman hias akan menjadi bekal bagi masyarakat dalam mengisi waktu luang untuk budidaya tanaman hias di tengah pandemic covid-19. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bermaksud untuk melakukan kegiatan pengembangan tanaman hias dan perkebunan di lahan perkarangan rumah dan lahan- lahan mereka yang dikebun yang sudah dimiliki masyarakat namun belum dimanfaatkan secara baik.

Pembudidayaan Yang Bisa Menghasilakan Uang

Menanam Tanaman hias adalah tanaman hortikultura non pangan, yang dibudidayakan untuk dinikmati nilai estetika atau keindahannya. Dengan kata lain tanaman hias merupakan tanaman yang akan memberikan kesan menarik, indah, dan membuat siapa saja menjadi tertarik akan keindahan,  dan untuk perkebunan menjual hasil tanaman seperti buah -buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian yang bisa bisa menghasilakn uang

Berjualan menjadi salah satu alternative menambah penghasilan. Untuk berjualan tanamaan hias, hasil perkebuan dan pupuknya sendiri sangat membantu masyarakat Dalam situasi pandemi saat ini dan untuk modal usaha berjualan sebaiknya dimulai sekecil mungkin dengan resiko paling rendah.

Selain itu ide usaha dengan menggabungkan hobi atau kegemaran bisa menjadi paduan sempurna untuk menghasilkan uang.

Tentu saja keuntungan yang didapat dari pembudidayaan pupuk organik ini sangat berguna untuk membantu perekonomian masyarakat di RT 001 RW 002 pada masa sulit seperti ini, dengan mudah membuat pupuk organik sendiri dan masyakat tidak mengeluarkan uang tetapi hanya mengeluarkan sedikit waktu untuk membuat pupuk dari sekam bakar tersebut. Tanamannya sangat menghemat dengan pengeluaran peralatan sederhana dan perawatan yang tidak terlalu sulit, hanya bermodalkan tanaman dan media tanam yang bagus dan perawatan dengan pemberian pupuk serta penyiraman.

Hasil yang sudah penulis peroleh dalam membudidayakan tanaman dengan membuat pupuk organik ini di RT 001 RW 002 dalam masa pandemic adalah inovasi pembudidayaan tanaman yang memiliki nilai jual lebih, yang mana apabila dijual dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di lingkungan  RT/RW 001/0012 Desa meotroy, kecamatan Laen manen, kabupaten malaka. Usaha tersebut juga dapat menjadikan lingkungan yang aman, sejuk, rindang dan indah, serta mampu menyerap gas karbondioksida yang dapat membahayakan pernapasan mahluk hidup (manusia).

Dengan adanya usaha pembudidayaan tanaman yang dilakukan oleh warga masyarakat RT 001/RW 002 setelah pembekalan penulis sangat mengharapkan dapat menekan lajunya perkembangan pandemic Covid-19 secara khusus di desa meotroy,  RT 001 RW 002 meotroy,  kec.  Laen manen,  kab. malaka dan dapat meningkatkan pendapatan warga masyarakat setempat dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan