Perhimpunan Mahasiswa Kristen STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH. Resmi Terbentuk

  • Whatsapp
Acara deklarasi terbentuknya organisasi intra kampus PMK STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH.

Kupang-InfoNTT.com,- Perhimpunan Mahasiswa Kristen (PMK) STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH., akhirnya terbentuk. Terbentuknya PMK ini didasari dari mimpi 4 orang mahasiswa STIKUM, yakni Yidho Manao, Melianus Alopada, Yufra Banamtuan dan Alfon Tikan.

Terbentuknya PMK STIKUM ini diawali dengan  ibadah bersama dan selanjutnya dilangsungkan upacara deklarasi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Oktober 2021 di aula besar STIKUM.

Bacaan Lainnya

Keempat Mahasiswa ini memiliki mimpi kecil untuk mendirikan organisasi PMK yang bertujuan menghimpun seluruh mahasiswa Kristen yang ada di STIKUM. Hal ini dilakukan demi mewujudkan mimpi, bahwa kelak banyak pemimpin yang akan dicetak di STIKUM melalui pendidikan dasar organisasi di wadah PMK.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BEM STIKUM, perwakilan dari BLM STIKUM dan ditambah dengan 29 mahasiswa Kristen STIKUM sesuai dengan daftar hadir yang ada.

Usai deklarasi, keempat perintis PMK STIKUM kemudian menunjuk Alfon Tikan sebagai mandataris atau ketua sementara dengan pertimbangan, bahwa organisasi ini harus dinahkodai oleh seorang pemimpin agar dapat terorganisir dengan baik usai deklarasi.

Kemudian, pada kesempatan tersebut mandataris juga langsung menunjuk dewan pengarah PMK STIKUM, yakni Chris Bani. Tujuannya agar dewan pengarah dapat mengarahkan kepengurusan di awal terbentuknya PMK, sehingga organisasi ini tidak berjalan salah nantinya.

Dalam sambutannya, Ketua Sementara PMK STIKUM, Alfon Tikan mengatakan, ribuan langkah kedepan PMK harus mengawalinya dengan satu langkah. Semua mahasiwa Kristen STIKUM harus bergandengan tangan untuk memajukan dan membesarkan wadah ini.

“Hari ini bersejara dalam kehidupan kita sebagai mahasiswa STIKUM. Terimakasih semua yang sudah memberi diri untuk mau belajar dan berproses di wadah PMK ini. Kelak, kita akan menjadi pemilik sejarah,” ujarnya.

Salah satu perintis, Melianus Alopada dalam sambutannya merasa bangga dan bersyukur kepada Tuhan karena mimpi yang pernah ada dalam hatinya kini sudah diwujudkan.

“Kita semua mempunyai tujuan, visi dan misi. Kita memiliki idealisme yang sama, maka kami perintis merefleksikan organisasi ini dengan pendekatan agama hingga dapat menemukan satu motto, yakni agama adalah jiwa dari segala ilmu pengetahuan.

“Mari kita rawat wadah ini dengan penuh tanggung jawab, karena kami hanya menanam dan kita semua yang harus merawat serta Tuhan yang akan menumbuhkan,” jelas Melianus.

Chris Bani sebagai dewan pengarah PMK STIKUM yang dipilih pada momentum deklarasi juga memberi apresiasi dan rasa bangga kepada keempat perintis yang sudah memberi diri membangun PMK STIKUM yang akan menjadi rumah bersama tempat belajar berorganisasi mahasiswa mahasiswi STIKUM.

“Historia magistra vitae, sejarah adalah guru yang terbaik. Pengalaman yang akan membuat kita menjadi kuat untuk mengarungi kehidupan di tengah masyarakat. Ketika dasar ini sudah dibentuk maka jangan hanya sekedar seremoni, namun harus diolah secara baik. Apresiasi buat 4 adinda saya yang sudah mengukir sejarah hari ini,” ucap Chris dalam sambutannya.

Laporan: Melly

Pos terkait

Tinggalkan Balasan