Pentas Seni Sekolah Katolik Se-Majelis Keuskupan Agung Kupang

  • Whatsapp
Persembahan tarian dari Sekolah Dasar Katolik Rosa Mistika

Kupang-InfoNTT.com,- Ribuan siswa sekolah Katolik yang tergabung dalam Majelis Pendidikan Katolik (MPK) se-Uskupan Kupang mengikuti acara pentas seni, Selasa (28/01/2020) di Aula GerejaKatolik Asumpta, kota Kupang

Acara dengan temahidup itu sebuah seni” dimulai pukul 17.00 WITA. Di mana perwakilan yang hadir untuk mengisi acara yaitu perwakilan dari 20 sekolah. Dalam acara tersebut para siswa menampilkan tarian tradisional, tarian modern, vocal solo dan puisi.

Pantauan media ini, dalam sambutan ketua MPK Keuskupan Agung Kupang, Romo Cornelis Usboko menyampaikan bahwa betapa pentingnya seni dalam kehidupan manusia. Seni merawat jiwa manusia, seni menghibur manusia yang susah.

Dikatakan Romo Usboko, Tuhan juga telah menganugrahkan setiap insan kepekaan untuk merasakan keindahan melalui karya seni ituManusia yang menghargai dan mencintai kesedian berarti juga mencintai Tuhan sang seniman utama yang menciptakan dunia dalam keadaan keindahan.

“Sekolah bukan saja tempat untuk memperoleh tumpukan pengetahuan. Anak-anak kita bukanlah gelas kosong yang fasih yang siap menerima segala ilmu yang ditransferkan oleh para guru kepada merekaPendidikan dalam arti yang paling utama adalah proses memanusiakan manusia, artinya pendidikan harus mengarahkan anak-anak didik untuk mampu bertumbuh dan berkembang dalam dalam yang berkualitas sebagai manusia yang bermartabat,” ungkap Romo.

Walikota kupang, Jefri Riwu Kore yang hadir dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan rasa bangganya, yang mana salah satu bagian dari ilmu pengetahuan yang mungkin tidak ajarkan adalah mental. Bagaimana anak-anak bisa tampil, sehingga seorang yang maju dan berani menampilkan diri di depan panggung tentu harus diapresiasi.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, salah satunya adalah meningkatkan mental dari pada anak-anak kita,” ujar Jefri.

Selain Walikota, hadir dalam acara pentas seni kepala dinas pendidikan Kota Kupang, badan musyawarah perguruan swasta, para ketua yayasan pendidikan katoli dan para kepala sekolah.

Laporan : Eva Da Costa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan