Menjaga Peradaban dan Memuliakan Kemanusian, Kegiatan Nasional GMKI Ditunda

  • Whatsapp
Rapat panitia GMKI

Kupang-InfoNTT.com,- Persiapan Kegiatan Konsultasi Nasional Perempuan GMKI, pertemuan senior GMKI setanah air dan paskah Nasional GMKI tahun 2020 sudah mencapai 80 persen.

Tiga agenda penting GMKI 2020 ini rencananya akan dilaksanakan di kota Kupang serta puncak perayaan Paskah Nasional GMKI dilaksanakan di pantai Otan dan pantai Liman Semau.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini selain akan dihadiri oleh Pengurus Pusat GMKI, perutusan cabang GMKI setanah air, senior GMKI setanah air, para pembicara nasional dan lokal, juga rencananya akan dihadiri oleh mentri mentri terkait.

Terkait hal-hal di atas, panitia pun melaksanakan rapat lengkap panitia, Minggu 15 Maret 2020 di sekertariat GMKI Kupang yang dipimpin ketua umum panitia, Drs. Alexander Ena M.Si dan sekretaris umum panitia, Deasy Ballo Foeh. Rapat ini juga dihadiri oleh anggota GMKI, para senior, Ketua bidang hubungan Internasional Pengurus Pusat GMKI Amos Lafu,SH Mhum, kordinator wilayah VII Pengurus Pusat GMKI Melky Suni, ketua Cabang GMKI Kupang Ferdinan Umbu Tay, sekretaris cabang GMKI Kupang Katy Ahab dan panitia pelaksana.

Dalam rapat ini telah mengambil keputusan penting untuk menunda sementara ketiga kegiatan Nasional tersebut sampai dengan dikeluarkannya pernyataan aman dan terkendalinya covid 19 oleh pemerintah atau pihak yang berwenang.

Tindakan penundaan ini sebagai bentuk kesadaran dan tanggung jawab iman terhadap Tuhan, sesama dan alam semesta untuk merawat peradaban dunia, memuliakan kemanusian kita dengan turut membantu langkah langkah pencegahan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan Gereja Masehi Injili di Timor terhadap penyebaran Covid 19.

GMKI ingin menyuarakan bahwa kita memang tidak perlu takut dan panik, tapi juga tidak boleh menggannggap remeh penyebaran virus ini. Di atas bayangan kemeriahan pelaksanaan ketiga kegiatan tersebut adalah lebih penting untuk memaknainya dengan bagaimana secara bersama memerangi penyebaran virus ini.

Bagi GMKI, manusia diperintahkan untuk percaya kepada Tuhan tidak saja dengan segenap hati dan jiwa, tapi juga dengan segenap akal budi serta hikmat yang Tuhan berikan. Sementara penundaan kegiatan ini berlangsung panitia akan tetap melaksanakan kerja melalui group online.

Pada kesempatan rapat tersebut juga disepakati dan ter bangun komitmen bersama untuk sungguh-sungguh berdoa agar Tuhan Yesus Sang Kepala Gerakan menuntun bangsa dan negara ini dalam melewati masa sesulit apapun dan percaya bahwa dalam tuntunan tangan kasihnya, badai pasti segera berlalu.

GMKI ingin membantu bangsa dalam menuntaskan berbagai problem yang sementara mendera bangsa Indonesia saat ini. Langkah menunda kegiatan adalah salah satu tanggungjawab kepedulian GMKI dalam membantu Negara dalam menghadapi virus C 19.

GMKI ingin ikut turut serta menjaga peradaban sesama manusia dan alam semesta, maksudnya adalah jika kegiatan nasional yang mendatangkan banyak orang ini, apalagi dari luar daerah, maka bisa berpotensi penyebaran virus. Di mana virus ini dapat membunuh manusia, karena itu GMKI bertanggung jawab agar jangan sampai ada masyarakat NTT terkena C 19, yang mana bisa saja menelan jiwa manusia.

Panitia dan segenap Civitas GMKI Kupang akan menggunakan media sosial untuk membantu memerangi penyebaran covid 19 dengan menyampaikan informasi yang benar tentang cara pencegahan sekaligus mencegah menyebarnya berita-berita hoax yang bisa menimbulkan masalah baru.

Laporan: Chris Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan