Komisi 4 DPRD Kabupaten Kupang Dapati Gedung Sekolah Darurat di Amfoang Tengah

  • Whatsapp
Para anggota komisi 4 DPRD Kabupaten Kupang pose dengan latar belakang gedung sekolah darurat

Kupang-InfoNTT.com,- Beberapa waktu lalu seluruh anggota komisi empat DPRD Kabupaten Kupang yang dipimpin Ketua Komisi Saktico Masneno mengunjungi  SD Negeri Fatululat di desa Fatumonas, kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang.

Kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan kontrol langsung anggota legislatif terhadap kondisi gedung pendidikan di sekolah tersebut. Di mana dalam kunjungan itu, para wakil rakyat ini menemukan persoalan bahwa sekolah tersebut belum ada perhatian pemerintah sama sekali.

Bacaan Lainnya

Diwawancarai media ini, Sabtu (25/01/2020) siang, Saktico mengatakan bahwa gedung darurat yang digunakan ada 3 ruang kelas. Di mana siswa kelas 1 smpai 3 menempati ruangan yang merupakan bekas kantor desa.

Sedangkan hasil swakelola masyarakat ada 3 ruang kelas yang di gunakan oleh kelas 4 sampai 6. Gedung ini juga merupakan bantuan PNPM, artinya bahwa hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah daerah sama sekali.

“Dalam kunjungan ini, anggota DPRD Kabupaten Kupang melalui komisi 4 bertemu dengan beberapa guru dan tokoh masyarakat, serta turut hadir juga Danramil Soleman S.B, pelaksana tugas Camat Amfoang Tengah, Mars Yuner Bureni, Kepala Desa Fatumonas Agustinus Matamtasa,SH, Kepala Sekolah SD N Fatululat Esron Buknoni,” ujar Sakti.

Dari hasil pertemuan itu, komisi 4 DPRD selain menemukan kekurangan tenaga guru khususnya PNS, juga menyatakan komitmen memperjuangkan gedung kelas baru bagi SD Negeri Fatululat dengan melakukan rapat dengar pendapat bersama dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, agar hal ini menjadi perhatian untuk diprioritaskan dalam asestensi DAK atau bantuan dari pusat.

“Mohon dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk masyarakat supaya dapat melaksanakan proses dan tahapannya dengan lancar dan baik, sehingga mampu mewujudkan apa yang diperjuangkan yakni adanya gedung yang layak bagi adik adik kita dalam mengikuti proses belajar di sekolah,” harap Sakti.

Laporan: Chris M. Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan