KNPI NTT dan LBH Bintang Fajar Iustitia Resmi Laporkan Karyawan PT. Bosowa Berlian Motor ke Polisi

  • Whatsapp
Ketua DPD KNPI NTT, Hermanus Boki

Kupang-InfoNTT.com,- DPD KNPI NTT bersama Lembaga Bantuan Hukum Bintang Fajar Iustitia melakukan pendampingan kepada korban Mutiara Tanof dan secara resmi melaporkan permasalahan yang menimpa korban ke Polres Kupang Kota, Rabu (21/7/2021).

Hermanus Th. Boki Ketua KNPI NTT kepada media ini usai membuat laporan mengatakan, korban Mutiara Tanof didampingi KNPI NTT bersama tim Pengacara dari LBH BIFA IUSTITIA, secara resmi telah membuat laporan polisi terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan karyawan PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang berinisial CM.

Bacaan Lainnya

“Sebagai korban, saudari Mutiara Tanof merasa sangat dilecehkan, difitnah juga dicemarkan nama baiknya oleh CM (Karyawan PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang). Karena itu korban memilih tempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas apa yang dialaminya.

Heri Boki, sapaan akrab Ketua DPD KNPI Provinsi NTT lebih lanjut menguraikan bahwa laporan polisi sudah masuk dab telah diterima dengan Nomor : STTLP/474/VII/2021/SPKT POLRES KUPANG KOTA tanggal 21 Juli 2021.

Selain membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana yang dilakukan CM Karyawan PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang, korban Mutiara Tanof dengan didampingi KNPI NTT dan LBH BIFA IUSTITIA juga membuat laporan dan pengaduan secara resmi kepada Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT.

“Atas pengaduan dan laporan tersebut, tentunya semua akan terus berproses sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku,” tegas Heri Boki.

Sebagai Ketua KNPI NTT, dirinya menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian khususnya Polres Kupang Kota dan juga Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT yang telah menerima dan selanjutnya akan menindaklanjuti semua pengaduan dan laporan saudari Mutiara Tanof.

Dijelaskannya, tentu dari sisi organisasi, KNPI dan LBH BiFA Iustitia akan terus bergandengan tangan mengawal persoalan ini sampai tuntas, dengan tetap mengedepankanasas praduga tak bersalah, serta secara kelembagaan akan memberi perhatian ekstra dan dukungan penuh untuk persoalan ini karena kasus ini adalah masalah kemanusiaan serius yang harus dituntaskan.

“Biarkan semua berproses sesuai ketentuan dan mekanisme perundangan-undangan yang berlaku. Saya mohon dukungan teman-teman media juga semua aktivis perempuan dan pegiat kemanusiaan, mari kita terus bergandengan tangan bersama memperjuangkan dan mengawal permasalahan ini sampai tuntas,” pinta Boki. (*Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan