Kenangan: Setrika Arang

  • Whatsapp

Kenangan: Setrika Arang

Pembaca setia infontt.com, bila melihat gambar di bawah ini, apa yang terlintas dalam benak bila anda pernah melihat dan memanfaatkannya sebelum datangnya era electricity?

sumber: tokoantik.blogspot.com

Ketika saya berselancar di UC Browser yang menjadi “news terminal” saya membaca satu tulisan oleh Ryan Ai Vickriansyah tentang setrika arang. Ulasannya tentang model setrika arang, aroma pakaian setelah disetrika, pembuatan setrika yang limited edition product untuk memenuhi pesanan para konglomerat pada masa itu. Ryan tidak lupa pula untuk menyebut bahwa generasi muda yang lahir di atas tahun 90-an belum sempat melihat setrika itu apalagi menggunakannya.

Nah, berkaitan dengan itu, rasanya perlu pula orang belajar untuk mengenang masa lalu pada hal-hal yang positif. Pemanfaatan setrika arang era ini memang sudah ditinggalkan terutama oleh masyarakat perkotaan dan rumah tanggal pengguna listrik. Ketika jaringan listrik merambah sampai ke berbagai pelosok, maka segala kemudahan didapatkan. Setrika arang disimpan diganti dengan setrika listrik yang ringan dan langsung panas.

Anep Paoji dalam blog Juragan Loundry mencatat paling kurang ada 3 keistimewaan menggunakan setrika listrik. 1) hemat energi listrik, 2) aroma wangi pada pakaian dan 3) hasil setrika lebih licin. Walau begitu, siapa yang sudi kembali ke masa lalu? Siapa yang mau berlelah-lelah mengurus arang kayu atau arang tempurung. Maka, biarlah setrika arang menjadi kenangan. Jangan lupa, ada setrika arang yang mahal harganya pada masa ini dan sedang dicari para kolektor barang kuno. Mengapa? Karena limited edition product.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan