Jerry Manafe Tegaskan Penertiban Aset Pemkab Kupang di Tahun 2021

  • Whatsapp
Wakil Bupati Kupang ketika melakukan pemeriksaan aset di Kantor Bupati lama

Kupang-InfoNTT.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang tekad menertibkan dan menata kantor Bupati lama yang terletak di Kelurahan Fontein, Kecamatam Kota Lama, Kota Kupang pada tahun 2021, karena sejauh ini kantor Bupati lama tidak terurus oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.

Penertiban itu dilakukan oleh Wakil Bupati Kupang Jerry bersama Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang, Jhon Sulla serta sejumlah Polisi Pamong Praja Kabupaten Kupang, Kamis (10/12/2020) siang.

Manafe menemukan di Kantor Bupati lama terdapat Sekolah SMP Nesi Neonmat dengan jumlah murid 30 orang siswa dan SMA Nesi Neonmat dengan jumlah siswa 357 orang sedang melakukan aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) yang dilakukan sejak tahun 2016.

Wakil Bupati menilai, selama ini sekolah tersebut sudah lama melakukan aktivitas namun tidak sedikit pun kontribusi yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Sudah begini lama namun tidak memperhatikan seperti membersihkan kaca-kacanya, memperbaiki pintu yang rusak, mengganti kaca yang pecah, mengoker temboknya, hanya mengunakan saja. Kita tidak melarang anak-anak untuk belajar di sini, namun harus ada kontribusi bagi pendapatan anggaran daerah (PAD) Kabupaten Kupang,” ungkap Manafe.

Dirinya menegaskan kepada Kepala Sekolah tersebut agar dalam jangka waktu enam bulan, terhitung Januari hingga sebelum bulan Juni untuk persiapkan semuanya dan harus segera pindah dari kantor Bupati lama tersebut.

Manurut Wabup, tempat tersebut akan ditata secara bagus agar dapat memberikan kontribusi bagi PAD Kabupaten Kupang. “Saya akan bicara juga bersama pemerintah Kota maupun provinsi agar tempat itu dapat dimanfaatkan jadi tempat yang bagus seperti jadi wisata cagar budaya,” ujarnya.

Selain sekolah, tempat itu juga dijadikan kos-kosan dan rumah tempat tinggal. Sedangkan yang berjualan di halaman ini baru beberapa bulan karena Pemerintah Kota Kupang sudah memberitahu kepada Pemkab Kupang, dengan alasan para penjual di Tedis untuk sementara dipindahkan, karena Pantai Tedis sedang direhab.

Manafe juga meminta Pol PP agar dapat menertibkan tempat itu dengan menjaga agar aman. Para penjual juga diharapkan agar menjaga kebersihan, karena tempat itu adalah aset berharga Kabupaten Kupang.

Sementara Kepala Sekolah SMA Swasta Nesi Neonmat, Simon Nesi mengatakan sekolah tersebut telah melakukan KBM sudah empat tahun. Di mana dalam Kantor Bupati lama itu terdapat dua sekolah yakni SMP dan SMA Nesi Neonmat yang Ia pimpin,

Dirinya juga mengungkapkan bahwa selain sebagai Kepala Sekolah, Ia juga sebagai Kepala Yayasan. Siswa di sekolah tersebut terdata hingga kini 357 masuk dapodik dengan 12 rombongan belajar (rombel).

Diakui Simon, jika sekolah tersebut ijinnya lengkap dan sudah empat tahun melakukan kegiatan KBM di tempat tersebut, karena sementara sekolahnya dibangun di Inaboi, namun belum selesai sehingga menghunakan ruang kosong ini.

Menurutnya, setiap bulan siswa kelas X dan kelas XII membanyar iuran bulanan sekolah sebanyak 50 ribu rupiah, dan dana bos dipergunakan untuk bayar 30 orang guru, di mana setiap bulan harus ada pengeluaran sebesar 9 juta rupiah untuk honor guru.

“Saya akui belum ada kontribusi bagi PAD selama ini dan kita hanya pakai saja, pengeluarannya untuk listrik dan air serta kebersihannya, selain itu tidak ada,” ungkap dia. (*Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan