Info NTT Ziarah Komunikasi dan Informasimu

  • Whatsapp

Agustus 2015, suatu waktu dimana tiga personil memulai satu menoreh titik waktu itu dengan tanda. Tanda itu yakni terbitnya suatu tabloit yang tidak sehebat mereka yang pernah memulainya. Mereka yang lain akan memulainya dengan kemewahan dan kemegahan, sementara INFO NTT memulainya dengan kesederhanaan tanpa gaya narsis. Selanjutnya, media tabloit bermetamorfosis menjadi media dalam jaringan. Beragam sebutan untuk berada di dunia maya: daring, portal berita online yang menuai cibiran dari mereka yang telah berpengalaman. Sebagai pemula, media daring (portal berita online) info ntt mulai mengibarkan bendera.

Kibaran bendera ini tidak segera dengan mudah masuk ke arena informasi dan komunikasi. Mereka yang sudah malang-melintang di dunia itu pun sudah mulai merasakan adanya hal berbeda karena media online tumbuh bagai jamur di musim hujan. Banyak di antaranya yang tumbuh dan segera hancur dimakan rayap alam, yang lainnya bagai pohon berteras keras sehingga mampu bertahan pada terpaan angin kencang, atau ketika terik mendera masih dapat bertahan bahkan pada banjir bandang informasi pun mereka dapat melewatinya.

Bacaan Lainnya

Media daring info ntt berangkat dengan tagline, satu suara untuk masyarakat. Ya, sebagai media yang bersuara untuk masyarakat, ia tidak akan mengarang bebas tanpa saringan check and recheck serta prinsip keseimbangan (balance). Suara yang dibawa ke altar informasi publik mesti dapat memberi edukasi pada masyarakat. Suara yang sama mesti dapat memberikan suatu perubahan paling tidak bergeser dari satu titik lokus olah pikir ke titik locus olah pikir berikutnya.

Itulah sebabnya, info ntt sampai pada tahun yang ke-6 keberadaannya, ia masih tetap exis dengan tagline miliknya. Ia sungguh meyakini bahwa suara masyarakat yang diangkat ke altar informasi publik itu telah seturut prinsip-prinsip jurnalisme.

Waktu berlalu hingga 6 tahun telah dilewatinya. Info ntt, bila dipersonifikasikan, 6 tahun baginya maka, ia masih kanak-kanak. Ia masih butuh “susu” dari induknya. Sayangnya, ia bukan insan manusia. Ia suatu benda abstrak dimana insan berakal saja yang menggerakkannya. Maka, gerak langkahnya sedang dalam ziarah kompetisi. Ia harus berada di arena kompetisi untuk menunjukkan jati diri. Daya dan gayanya berkompetisi masih terus diasah agar terlihat berbeda dari para kompetitornya.

Seorang sahabat pernah mengatakan, “Kamu berani solo run di tengah gempuran kompetitor dengan modal besar. Jika kamu masih bisa eksis sampai saat ini, kamu punya daya tahan yang kuat.”

Ya, info ntt terus berusaha untuk tampil dengan gayanya yang bersuara dengan lantang saja. Suara itu datang dari mereka yang berada di pedesaan dan pedalaman. Mereka yang seringkali bagai dipinggirkan di negara yang sudah merdeka sejak 1945.

Mari bergandengan tangan bersama media daring info ntt sebagai salah satu media daring di antara media-media daring yang bertebaran di jagad informasi dan komunikasi. Info ntt menjadi pilihan berita yang kredibel. Ia menerapkan prinsip-prinsip jurnalisme secara profesional.

 

Penulis: Heronimus Bani

 

Pos terkait