Gubernur NTT Akan Resmikan Destinasi Wisata Alam Bernuansa Modern Klasik di Fatumnasi

  • Whatsapp
Destinasi Wisata dengan nuansa Modern Klasik

Fatumnasi-InfoNTT.com,- Sembilan unit bangunan destinasi alam Fatumnasi bernuansa modern klasik di Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang beratap alang-alang dan berdinding bambu siap diresmikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Pantauan media ini di lokasi, unit bangunan yang terbuat dari bahan lokal, terdiri dari empat unit lopo, empat unit kotis penginapan, satu unit restoran dan satu unit CMK dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelengkap fisik sudah 100 persen rampung.

Ketua kelompok sekaligus pengelola anggaran, Matheos Anin ketika ditemui media ini di kediamannya, Selasa (04/08/2020) mengatakan, bangunan wisata alam Fatumnasi ini menelan anggaran sebesar 1,250 miliar.

Matheos Anin

Matheos menjelaskan meski pekerjaan sudah mencapai 100 persen, namun masih ada sisa anggaran di Bank senilai Rp 187 juta atau 15 persen dari total anggaran 1,250 miliar yang belum dicairkan. Sistim pekerjaan swakelolah akan tetapi dirinya juga butuh pihak ketiga untuk bahan non lokal. Jika sisa anggaran 15 persen dicairkan akan perhatikan pos-pos untuk biaya tukang sesuai RAB.

Sementara bahan non lokal dari toko Cahaya Agung Soe, atas kerja sama masyarakat lokal, pengelolah dan konsultan pengawas Oni Tapatab tidak ada tunggakan, RAB dipegang oleh konsultan pengawas, sehingga pencairan terakhir akan digunakan untuk bayar upah tukang.

Terpisah kepala tukang, Saul Solumodok yang didampingi anggotanya, Ricen Anin, Monsen Taklale, Eliaser Bay, Martinus Olla, Soleman Nahas, Hermanus Kehi, Martinus Nana, Dominikus Obe, Timotius Kase, ketika ditemui di lokasi wisata alam Fatumnasi, menjelaskan pekerjaan sudah 100 persen dan sudah sangat siap untuk diresmikan.

“Kami sudah laporkan kepada tim dari Provinsi bahwa pekerjaan sudah selesai dikerjakan dan kami sudah serahkan kepada pemerintah untuk diresmikan. Soal waktu nanti urusan pemerintahan karena kami hanya pekerja,” tururnya.

Saul merincikan bangunan empat unit Kotis dilengkapi dengan fasilitas pelengkap termasuk air panas dan air dingin.

Laporan: Welem Leba

Pos terkait

Tinggalkan Balasan