Grab Express Nalangin Siap Layani Warga Kota Kupang Pesan Takjil Secara Online

  • Whatsapp
Panitia Gebyar ramadhan Kota Kupang ketika melakukan rapat virtual bersama grab, star up, awak media dan Pemerintah Kota Kupang

Kupang-InfoNTT.com,- Untuk memudahkan warga membeli takjil selama ramadan, Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang menggandeng Grab. Pembelian takjil kali ini hanya secara online.

Terkait ini, Firmansyah selaku City Manajer Grab di Kota Kupang memperkenalkan fitur baru pada Grab yaitu Grab Express Nalangin. Grab Express sebelumnya telah ada namun lebih dimanfaatkan untuk pengiriman barang oleh pelaku online shop.

Menurut Firmansyah, saat ini Grab Express dapat digunakan untuk pemesanan makanan, minuman atau kebutuhan pokok termasuk berbelanja di pasar tradisional.

Dikatakannya, pada fitur Grab Food hanya menampilkan makanan dan minuman yang dijual oleh penyedia layanan yang terdaftar. Sementara pada Grab Express Nalangin lebih fleksibel karena dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan makanan atau kebutuhan pokok lainnya, termasuk untuk berbelanja di pasar.

Oleh karena itu, selama ramadan ini, Grab siap melayani pemesanan takjil online. Ia mengatakan harga makanan pada Grab cenderung tidak berubah. Yang berubah adalah tarif atau ongkos pengantaran karena disesuaikan dengan jarak antara penjual dan pemesan atau pembeli.

“Selain itu meningkatnya permintaan layanan pada waktu-waktu tertentu dapat menyebabkan kenaikan ongkos yang langsung tertera pada aplikasi Grab,” ujarnya.

Untuk melayani warga yang membutuhkan takjil, Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang menyiapkan empat lokasi penjualan, yakni Kelurahan Airmata, Solor, Kolhua dan Oesapa.

Sokan Teibang selaku Ketua Panitia Gebyar Ramadan Kota Kupang, kepada awak media melalui Rakor Virtual antara Panitia Takjil Ramadhan, Grab, start up local bersama Pemerintah Kota Kupang, Kamis (23/04/2020) menjelaskan, akan ada puluhan personel dari panitia gebyar ramadhan yang selalu stay di beberapa titik yang ditentukan untuk membantu penjual dan pembeli terutama pengantaran pembelian makanan takjil ke rumah pemesan.

“Teknisnya akan diatur segera oleh panitia dan pihak Grab serta Qlimutu agar dapat diakses oleh masyarakat,” ujar Sokan. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan