Diskusi Lima Menit Wakil Bupati Kupang dan Seorang Guru dari Amarasi Selatan

  • Whatsapp
Pertemuan Roni Bani dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe di ruang kerja Wabup Kupang (29/9).

Oelamasi-InfoNTT.com,- Heronimus Bani, Guru SD Inpres Buraen di Amarasi Selatan mendapat kesempatan berbincang dengan Wakil Bupati Bupati Kupang Jerry Manafe,SH.,M.Th, Selasa (29/9/2020) siang di ruang kerja Wakil Bupati Kupang.

Dalam perbincangan yang menelan waktu kurang lebih lima menit itu, guru yang akrab disapa Roni ini menyampaikan 7 judul buku kepada Wakil Bupati Kupang. Ketujuh buku itu adalah, Catatan Seorang Guru Daerah Terpencil, Catatan Kedua Seorang Guru Daerah Terpencil, Catatan Ketiga Seorang Guru Daerah Terpencil, Johny Bintang Kecil dari Perbatasan NKRI-RDTL, Senandung Anak Timor, Lukisan Cakrawala , dan Sangpiak Toraja Utara Kami Datang.

Bacaan Lainnya

Roni Bani ketika menyerahkan buku kepada Wakil Bupati Kupang

Wabup Kupang dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa menulis buku mestinya ada passion, ketelatenan dan lagi harus banyak membaca untuk menambah perbendaharaan diksi. Maka, karya seperti yang disodorkan oleh Guru SD Roni Bani ini menjadi karya yang bagus dihasilkan oleh guru di Kabupaten Kupang. Ini bukti bahwa guru di Kabupaten Kupang berdaya.

“Pak Roni Bani berniat menulis buku tentang Pembelajaran di Sekolah-sekolah Dasar di Kabupaten Kupang pada masa pandemi covid-19 ini. Maka, mendorong guru menjadi penulis itu tentu saja harus dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Kupang,” ujar Wabup.

Ditambahkan Jerry Manafe, sayangnya pada masa pandemi ini belum dapat diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang berhubung anggaran ke arah sana belum tersedia. “Kita berharap pandemi covid-19 cepat berlalu sehingga hal-hal seperti ini dapat diakomodir,” ungkapnya.

Selain menyerahkan 7 buku, Roni Bani juga memberikan satu unit topi karya anggota masyarakat Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan. Pada kesempatan tersebut, Roni Bani langsung memakaikan topi tersebut ke kepala Wakil Bupati Kupang.

Roni Bani ketika memakaikan topi anyaman kepada Wakil Bupati Kupang

Roni Bani yang dikonfirmasi terkait pertemuannya dengan Wakil Bupati Kupang menjelaskan, sebagai seorang penulis tentu berdiskusi dengan siapapun tidak menjadi persoalan, apalagi seorang pejabat. Hal ini dimaksud agar inspirasi menulis tidak hanya dari lingkungan sekitar tapi bisa dari orang lain juga.

Dalam pertemuan itu, Roni Bani mengungkapkan, jika ada minat Wakil Bupati Kupang untuk karya kepenulisan ini dapat diwujudkan pada mini biografinya.

“Semoga ini bisa terwujud (mini biografi),” ujar Roni.

Laporan: Chris Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar

  1. Selamat akuirnya.tulisan bermakna yang terhimpun.jadi buku.sampai di tangan orang PENTING di Kupang semoga mencerahkan dan bisa memotivasi guru yang ada di Indonesia

    1. berharap demikian ibu astuti. Selamat pagi, Mari terus berkarya dengan memastikan karya sederhana sekalipun tetap ada manfaatnya. Tuhan memberkati.