Desa To’i dan Pemuda PSHT Bangun Tiga Poskoh Pencegahan Covid-19

  • Whatsapp
Kepala Desa To’i ketika memberikan arahan kepada masyarakat dan pemuda PSHT unit Amanatun Selatan

Amanatun-InfoNTT.com,- Demi menjaga kesehatan masyarakatnya, Pemerintah Desa Toi di kecamatan Amanatun selatan, kabupaten Timor Tengah Selatan mendirikan posko pencegahan virus corona atau covid-19.

Poskoj ini dibuka sejak tanggal 02 April 2020 dengan tujuan untuk memantau dan memastikan setiap pendatang yang masuk ke desa Toi dalam keadaan sehat. Kegiatan ini dilakukan pemerintah Desa To’i bersama pemuda PSHT Unit Amanatun Selatan yang peduli degan virus mematikan ini sebagai upaya memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Bacaan Lainnya

Pemuda PSHT Amanatun Selatan sesama masyarakat siaga menjadi kampung

Kepala Desa To’i, Jidro Lakapu ditemui media ini di posko II, Sabtu (04/04/2020) mengatakan, dalam mengantisipasi penyebaran, tindakan pencegahan covid-19 di Desa Toi, pemerintah desa bersama tim pemuda peduli corona mendirikan tiga Posko Relawan Covid-19.

Ketiga Posko ini kemudian dibagi tugas jaga oleh relawan dari berbagai unsur di desa Toi, yang mana tiap posko siaga 24 jam dengan sistem shif, jdi ada tiga shif di tiap posko, polanya gantinya tiap tim menjaga selama 8 jam tiap shif.

Jidro menambahkan, setiap hari pemerintah desa melakukan sosialisasi ke warga, memberikan pemahaman bahaya covid-19 dan menerapkan perilaku hidup sehat. Selain sosialisasi, juga sudah dilakukannya penyemprotan di rumah-rumah warga serta para relawan ini juga ikut mengawasi warga yang datang dari luar daerah.

Camat Amanatun Selatan Ardi Benu sebagai penanggung jawab langsung posko kepada InfoNTT.com menjelaskan, dalam kegiatan pendirian Posko Siaga covid-19 ada salah satu poin penting, yakni pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona (Covid-19) di tingkat kecamatan yang fungsinya untuk penanggulangan covid-19.

Camat Amanatun Selatan di Simpang Lima Oinlasi

“Posko Covid-19 yang berada di kecamatan tepatnya di simpang lima. Posko ini akan terus berkoordinasi untuk memantau situasi warga dari dampak kasus virus corona di wilayah luar yang akan masuk ke wilayah kecamatan Amanatun Selatan,” ujarnya.

Ardi Benu juga menegaskan, pembentukan Posko Siaga virus corona adalah salah satu tugas penanggulangan dan pencegahan yang dimaksudkan untuk memberikan pelayanan serta menciptakan rasa aman kepada warga masyarakat khususnya di wilayah Amanatun Selatan.

”Tentunya kita semua berdoa dan berharap agar virus covid-19 tidak sampai melanda dan semoga segera berakhir,” pungkasnya.

Laporan: Welem Leba

Pos terkait

Tinggalkan Balasan