BPBD TTS Siap Kawal Kebutuhan Air Bersih di Kota Soe Sesuai Instruksi Bupati

  • Whatsapp
Plt Kepala BPBD TTS, Yery Nakamnanu

Soe-InfoNTT.com,- Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) membantu bukan saja warga terdampak krisis air bersih akibat kekeringan, tetapi juga membantu warga Kota Soe yang merupakan pelanggan air bersih Bonle’u yang dikelolah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Soe.

Pelayanan ini dilakukan guna menjaga kebutuhan air bersih warga Kota Soe akibat penutupan sumber mata air Bonle’u oleh masyarakat adat Desa Bonle’u. Demikian disampaikan pelaksana tugas Kepala BPBD TTS, Yery Nakamnanu kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/10/2021) siang.

Bacaan Lainnya

“Kami (BPBD) diminta Bupati TTS, Eugusem Pieter Tahun untuk melayani pelanggan air bersih di Kota Soe. Kami juga segera rapat bersama semua OPD di lingkup Pemkab TTS sesuai dengan instruksi Bupati untuk melayani pelanggan air bersih dalam kota,” ujarnya.

Sedangkan khusus untuk pelayanan terhadap daerah terdampak kekeringan, menurut Yery sudah berjalan, namun baru tiga desa yang mengajukan permohonan atau laporan krisis air bersih dan semuanya sudah dilayani. Ketiga desa itu diantaranya, Desa To’manat di Kecamatan Mollo Utara, Desa Bena di Kecamatan Amanuban Selatan dan Desa Niki-Niki Un di Kecamatan Oenino.

“Sementara untuk pelanggan air bersih di Kota Soe, akan dilakukan pelayanan sesuai dengan jadwal dari PDAM,” jelasnya.

Yery mengaku, pelayanan air bersih bagi pelanggan PDAM dalam Kota Soe sudah berjalan sejak beberapa hari lalu usai adanya instruksi Bupati TTS. Sudah ada rapat bersama bagian ekonomi dan pembangunan untuk pembagian jadwal dari setiap OPD sesuai dengan jadwal PDAM.

”Instruksi Bupati yakni semua OPD yang memiliki kendaraan baik tangki maupun kendaraan terbuka, agar mobil-mobil tersebut bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat dalam Kota Soe,” ungkap Yery.

Sedangkan OPD yang tidak memiliki mobil tangki, bisa gunakan mobil bak terbuka yang akan dibantu dengan fiber milik BPBD. Sebab, BPBD hanya miliki 1 unit tangki, akan tetapi berupa tangki BPBD yang juga dipakai untuk melayani pelanggan air bersih dalam kota.

“Setelah rapat siang ini, sudah bisa disalurkan fiber milik BPBD berukuran 2.200 liter dengan jumlah cukup banyak, karena disiapkan untuk daerah-daerah yang kesulitan air bersih saat musim kemarau, namun karena emergency maka pinjam pakai bagi kendaraan OPD lain,” tandasnya.

Laporan: Welem Leba 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan