Apresiasi Wakil Bupati Kupang untuk Kecamatan Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah

  • Whatsapp
Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH.,M.Th, saat mengunjungi 2 kecamatan di wilayah Amfoang (30/7).

Amfoang-InfoNTT.com,- Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH.,M.Th, didampingi Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, Satuan Pol PP, San Dinas Pertanian melakukan kunjungan kerja sekaligus memantau proses seleksi ujian tertulis perangkat desa di Kecamatan Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah, Jumat (30/7/2021) pagi.

Wakil Bupati Kupang dalam kunjungan tersebut mengatakan, laporan pertanggungjawaban serta penyusunan APBDes di Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah sangat luar biasa. Namun harus diperhatikan secara baik agar nantinya dalam penyerapan anggaran 2021 tidak boleh terlambat.

Bacaan Lainnya

“Kita apresiasi kepada Amfoang Selatan dan Amfoang Tengah, bahwa tidak terlambat dalam proses LPJ dan juga proses APBDes untuk dana Desa dan untuk dana Covid, bahkan untuk dana Covid 8 persen sudah terpakai hampir 75 persen. Saya ingatkan dengan keras agar hati-hati dengan dana Covid karena saya lihat harga-harganya tidak sesuai, jadi diperhatikan dengan baik proses penggunaan dana Covid harus mengikuti juknis yang ada,” tegas Wabup.

Menurut Jerry Manafe, banyak camat yang mengeluh akibat penggunaan anggaran tidak sesuai juknis, akan tetapi harus disadari juga bahwa sumber daya dari para Kepala Desa itu tidak semua sama, ada yang menonjol dan ada juga yang kurang.

“Kemarin pertemuan saja saya tanya ke beberapa Kepala Desa, masih ada yang bingung menjawab kapan masuknya dana Covid, dan bagaimana prosesnya? Jadi saya harapkan ini peran bukan Pelaksana Tugas saja tetapi yang peran utama ialah pendamping desa,” ujarnya.

Wakil Bupati berharap agar para pendamping desa bisa aktif di desa untuk mengetahui langsung dan membantu desa-desa yang bermasalah, karena ada keterbatasan-keterbatasan baik itu keterbatasan sumber daya untuk pemahaman-pemahaman mengenai aturan dan yang paling prinsip lagi keterbatasan mengenai IT atau komputer.

“Jadi sekali lagi diingatkan kepada kepala desa bahwa hati hati dalam pembagian dana Covid karena sangat berdampak nantinya,” tandas Jerry Manafe.

Sedangkan Camat Amfoang Tengah, Syafrudin Bureni, kepada awak media menjelaskan, sudah ada empat desa di Kecamatan Amfoang Tengah yang melakukan pencairan dana covid 8 persen. Bahkan Desa Bonmuti sudah pencairan BLT sampai bulan Mei.

Sedangkan desa lainnya BLTnya akan segera cair pada bulan Agustus ini. Hal ini karena di Amfoang Tengah, para kepala desa dan perangkatnya sangat pro aktif dalam menyusun berbagai strategi dalam proses pembangunan di desa, bahkan pihak dari kecamatan pun selalu turun langsung ke desa-desa yang terlambat atau yang ada kendala untuk membantu berikan solusi.

“Kami membantu penyelesaian urusan APBDes dan juga proses penyaluran BLT. Cara ini dipakai agar mencegah keterlambatan berbagai proses pencairan dana desa,” ungkap Bureni.

Terkait pencegahannya Covid-19, Camat Amfoang Tengah mengintruksikan kepada para kepala desa untuk mengaktifkan posko-posko dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi lokasi umum setiap minggu, seperti gereja dan pasar. Sedangakn khusus hari Selasa dilakukan pembagian masker bagi warga yang masuk atau melewati  wilayah kecamatan Amfoang Tengah.

“Kami bagikan masker dengan standar kesehatan. Pada intinya kita di kecamatan dan desa bekerja maksimal untuk pencegahan covid-19,” ujarnya. (*TN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan