Anggaran Jalan Matani Tidak Terkena Dampak Refocusing, DPRD Segera Pertegas Dinas PU

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo Foeh

Oelamasi-InfoNTT.com,- Warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan, desanya yang berbatasan langsung dengan Kota Kupang jingga kini belum tersentuh oleh akses jalan yang baik.

Setiap harinya warga Penfui Timur, khususnya Matani selalu menghirup debu bahkan banyak yang juga mengalami sakit, seperti batuk dan pilek (belum penyakit lain). Fakta ini kemudian menuntut warga untuk terus bersuara agar Pemkab Kupang secepatnya merealisasikan jalan hotmix yang sudah dianggarkan tahun ini.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo Feoh pastikan anggaran untuk hotmiks jalan di Matani, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang tidak terkena dampak Refocusing anggaran.

“Jalan Matani tetap dikerjakan dalam tahun ini, karena kemarin anggarannya tidak direcofusing. Sekarang belum masuk pelelangan, biasanya di pertengahan tahun, dan nanti besok ada RDP (Rapat Dengar Pendapat) bersama Dinas PU nanti akan saya pertegas,” ujar Deasy kepada media ini, Senin (17/5) siang.

Deasy Ballo juga menegaskan, bahwa tidak boleh ada alasan apapun terhadap pembangunan jalan di Desa Penfui Timur tersebut. Bagaimana pun pekerjaan ruas jalan Matani tetap harus di kerjakan dalam tahun ini.

“Hentikan penderitaan rakyat di sana yang selalu merasakan debu apalagi memasuki musim panas. Kita harus benar-benar peduli terhadap mereka, bukan persoalan jalannya, tapi kasihan kalau warga di sana setiap hari harus menderita karena debu. Apalagi ruas jalan Matani cukup ramai,” ungkapnya.

Deasy Ballo yang juga bagian dari Banggar DPRD ini mengakui, bahwa sebelumnya anggaran ini sudah dibahas dan disetujui. Di mana akan dikerjakanTahun angaran 2021 dengan anggaran 3,7 Milyar rupiah.

“Jumlahnya 1,5 kilometer dengan total anggaran 3.750.000.000,” jelas Deasy.

Laporan: Chris Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan