4 Rumah Warga Desa Tuapanaf di Kecamatan Takari Hanyut Dibawa Banjir

Salah satu rumah warga Desa Tuapanaf yang tergantung di bibir sungai.

Takari-InfoNTT.com,- Akibat intensitas hujan yang tinggi, pada Sabtu 04 Maret 2003, terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang khususnya di Desa Tuapanaf, Dusun IV Niskolen, RT 15 dan RT 16/RW 08.

Kepala Dusun IV, Esron Risih kepada media mengatakan bahwa kejadian banjir dan tanah longsor tersebut mengakibatkan 4 rumah warga mengalami musibah yang mana 3 rumah hanyut dibawa banjir, sedangkan 1 rumah warga sementara ini tergantung di bibir sungai.

Bacaan Lainnya

“Rumah yang hanyut dibawa banjir yakni rumah milik bapak Nartinus Kase, ibu Lefina Anin dan bapak Deman Anone. Sedangkan rumah yang tergantung di bibir sungai milik bapak Nitron Laning,” ungkapnya.

Esron Risih menambahkan bahwa korban yang terdampak di 4 KK ini berjumlah 16 orang 2 diantaranya bayi balita.

“Tidak ada korban Jiwa namun harta benda yang dibawah banjir. Data kerugian material lebih kurang 200 juta rupiah,” ujar Kepala Dusun IV.

Dirinya berharap pemerintah daerah segera melihat masyarakat yang terdampak. Bantuan lain seperti terpal juga dibutuhkan oleh warga yang rumahnya hanyut terbawa banjir.

Informasi terkini, seorang warga Kecamatan Takari Yonatan Loloin, S.Pd bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sefnat L. Frans langsung turun ke lokasi banjir dan longsor untuk melihat dan membantu mengefakuasi warga terdampak.

Laporan: Chris Bani 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *