Kapolres Kupang Dampingi Kapolda NTT Kunjungi Kediaman Nono di Buraen, Amarasi Selatan

Nono bersama Kapolres Kupang saat menyambut kedatangan Kapolda NTT di Buraen, Amarasi Selatan.

Amarasi-InfoNTT.com,- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, mengunjungi kediaman Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau biasa dipanggil Nono, siswa SD Inpres Buraen 2 Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang adalah Juara I International Abacus World Competition, dalam kompetisi Abacus Brain Gym 2022.

Kunjungan Kapolda NTT ini didampingi juga Ketua Bhayangkari Polda NTT dan Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kabupaten Kupang. Turut hadir para Kasat Polres Kupang bersama jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Wakil Bupati Kupang, Kepala Dinas P dan K Kabupaten Kupang, Camat Amarasi Selatan, dan pemerintah kelurahan setempat.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Robby Tnuany selaku orang tua yang mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas perhatian sejauh ini. Banyak orang bisa datang dan melihat Nono walaupun tempat kediamannya sederhana.

“Kami hanya memberi pesan agar pemerintah daerah melihat lingkungan tempat tinggal Nono agar ditata, salah satunya lokasi wisata Fatu Braon. Ini agar menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nono dan masyarakat di Amarasi Selatan,” ujarnya.

Kapolda NTT, Jhoni Asadoma dalam sambutannya mengucapkan selamat atas prestasi luar biasa yang sudah dicapai oleh Nono. Hal ini perlu dijaga, dibina dirawat agar kecerdasannya tidak rapuh dan menjadi kebanggaan bagi NTT, Indonesia bahkan dunia di masa yang akan datang.

“Saya sebagai putra NTT merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh Nono. Juara 1 dunia mengalahkan 7.000 peserta. Bintang Amarasi dan ini suatu kebanggaan bagi kami anak NTT. Semoga dengan prestasi yang spektakuler ini kita bukan saja bangga tapi kita juga akan berikan perhatian agar Nono bertumbuh dengan baik dan menjaga bintang dari selatan Indonesia agar kedepan bintang ini bisa meneragi NTT, Indonesia bahkan dunia,” ujar Putra Nusa Kenari ini.

Menurut Asadoma, NTT selama ini dikenal daerah yang terbelakang tapi faktanya NTT tidak kalah dari prestasi. Banyak pribadi yang hebat muncul dari NTT.

“Semoga nanti Nono bisa berguna bagi sesama manusia. Seluruh warga di sini, orang tua, keluarga, serta warga Buraen, saya titipkan anak Nono untuk dijaga dengan baik. Tapi yang tidak kalah penting adalah Nono menjadi inspirasi bagi anak-anak Amarasu terlebih NTT agar nanti juga bisa tumbuh sehat dan cerdas serta hebat seperti Nono,” ungkapnya.

Laporan: Chris Bani 

Pos terkait