Warga Desa Binaus di Mollo Tengah Gotong Royong Menambal Jalan Berlubang

Nampak warga Desa Binaus saat gotong royong menambal jalan yang berlubang.

Soe-InfoNTT.com,- Budaya gotong-royong terus digelorakan masyarakat Desa Binaus, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan antar sesama warga, seperti yang dilakukan masyarakat saat menambal salah satu jalan provinsi area Sakteo yang sudah berlubang.

Ketua Kader Posyandu Desa Binaus, Lidya Tasekeb, yang adalah istri dari mantan Kepala Desa Binaus Nahor Tasekeb (Almarhum) didampingi salah satu tokoh masyarakat Edison Sanam kepada media ini, Kamis (27/1/2022) mengatakan, kegiatan ini merupakan sbentuk kesadaran masyarakat yang mau peduli akan daerahnya.

Bacaan Lainnya

“Jalan berstatus provinsi ini aspalnya sudah berlubang dan merupakan salah satu dari berbagai permasalahan yang mestinya diselesaikan pemerintah,” ujar Lidya.

Ia menambahkan, seluruh kader posyandu mau bersama-sama warga untuk gotong-royong menambal jalan provinsi ini dengan tanah putih atau sertu, karena jalan ini sudah sangat mengganggu aktivitas warga,” jelasnya.

Edison Sanam, salah satu tokoh masyarakat menambahkan, kegiatan ini adalah swadaya murni masyarakat, di mana menyewa kendaraan untuk ambil sertu dan masyarakat meratakan. Tambal jalan provinsi yang sudah rusak tersebut, merupakan inisiatif para kader posyandu desa Binaus dan juga aspirasi masyarakat, sebab warga menilai banyak musibah yang terjadi akibat kondisi jalan yang telah rusak dan sempit.

“Kita buktikan jika warga tidak selalu menyalahkan pemerintah akibat kondisi jalan yang rusak. Ini bentuk solidaritas masyarakat yang ingin melihat daerahnya maju dan berkembang. Mudah-mudahan dengan langkah gotong-royong ini bisa disambut baik oleh pemerintah provinsi dengan memperbaiki jalan-jalan provinsi yang ada di kabupaten ini,” harapnya.

Selain menambal jalan provinsi lanjutnya, gotong-royong tersebut juga bukan saja di jalan provinsi tapi juga jalan yang ada pada dalam dusun dengan membersihkan selokan dan menambal lubang akibat terkikis air.

“Kami akan terus memberikan semangat kepada warga untuk menggencarkan budaya gotong-royong baik itu membersihkan lingkungan tempat tinggal hingga tempat-tempat umum.

Sedangkan Camat Mollo Tengah Josis Banamtuan mengapresiasi hal positif yang dilakukan kader posyandu dan seluruh masyarakat.

”Ini hal positif, yang mana dengan kegiatan tersebut, sebagai masyarakat kita adalah pengguna jalan, dan sebagai camat tentu saya salut dengan masyarakat. Selanjutnya pengguna kendaraan bisa nyaman dalam perjalanan dan tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan,” tandas camat.

Laporan: Welem Leba

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.