Pendiri KNPI Akbar Tanjung Hadiri Kongres XVI, Haris Pertama Calon Tunggal Ketua Umum

Nampak Akbar Tanjung dijemput oleh Haris Pertama dan Hermanus Boki.

Ternate-InfoNTT.com,- Salah Satu Pendiri KNPI atau mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia periode tahun 1978-1981, Akbar Tanjung hadiri Kongres Kongres XVI Pemuda/KNPI di Maluku Utara, Kamis (19/5/2022) pagi.

Akbar Tanjung disambut langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama di Bandara Sultan Babullah Ternate. Haris juga didampingi oleh jajaran badan pengurus DPP KNPI dan Ketua DPD KNPI se Indonesia serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Bacaan Lainnya

Akbar Tanjung diketahui selain ikut mendirikan KNPI, juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPP KNPI periode 1978-1981.

Selain itu, Akbar Tanjung juga pernah menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar 1998-2004, Ketua DPR RI 1999-2004, Menteri Sekretaris Negara 1998-1999, Menteri Perumahan Rakyat 1993-1998 dan Menteri Pemuda dan Olahraga 1988-1998.

Kongres ke-XVI Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang digelar di Ternate, Maluku Utara mulai 15 – 22 Mei 2022 ini kemungkinan akan menghadirkan calon tunggal.

Satu-satunya kandidat adalah Haris Pratama selaku Ketua Umum DPP KNPI yang kembali mencalonkan diri. Hal ini dipastikan oleh ketua penyelenggara Amin Ngabalin, bahwa Kongres KNPI kali ini hanya menghasilkan satu calon.

“Saat ini Haris telah didukung oleh seluruh DPD KNPI Provinsi di 34 DPD dan 78 OKP yang berhimpun di DPP KNPI. Sehingga tidak mungkin lagi ada calon lain,” kata Amin Ngabalin kepada wartawan.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Ketua Pokja Kandidat, Raden Umar bahwa hanya ada satu calon yang mendaftarkan diri sejak dibukanya pencalonan ketua umum DPP KNPI.

“Sampai saat ini hanya ada satu calon yang mendaftar, yakni Haris Pertama yang bersedia kembali maju sebagai calon ketua umum DPP KNPI untuk periode kedua,” papar Raden Umar. (*Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.