Musrenbang Tanpa Dokumen Salinan, Pemkab Kupang Dinilai Mempermainkan DPRD

Kantor DPRD Kabupaten Kupang

Kupang-InfoNTT.com,- Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang dari daerah pemilihan (Dapil) I, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang tidak siap menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Protes sejumlah anggota DPRD asal Dapil I ini dikarenakan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Kupang Tengah, Selasa (01/03/2022) di Gereja GMIT Bethesda Tarus, Pemkab Kupang yang diwakili BP4D tidak memperbanyak materi yang berisi perencanaan pembangunan yang telah disepakati dalam APBD 2022.

Hal ini sangat disayangkan karena pemerintah hanya membacakan saja materi, sehingga kemudian menuai aksi protes anggota DPRD. Anggota DPRD Kabupaten Kupang asal Dapil I masing – masing Jakobus Kalau, Tome da Costa, David Daud, Dominggus Atimeta dan Yakobus Dethan, layangkan protes terhadap pemerintah yang diwakili oleh BP4D.

Politisi PAN, Dominggus Atimeta, mengatakan sejak menyetujui dokumen APBD 2022 semua anggota DPRD belum diberikan salinan. Saat pelaksanaan Musrenbang kecamatan pun Anggota DPRD tidak diberikan salinan.

“Anehnya dokumen hanya dimiliki oleh BP4D dan yang hanya membacakannya saja. Dokumen APBD belum ada, dokumen hanya ada di BP4D, kami DPR hanya sebagai penonton. Saya tersinggung sebagai DPRD,” ujarnya.

Menurut Dominggus, dalam dokumen APBD 2022, terdapat usulan perencanaan program kerja yang juga dihasilkan oleh anggota DPRD melalui pokok pikiran (perencanaan politis) selain perencanaan partisipatif dan teknoratif.

Yakobus Klau anggota DPRD Kabupaten Kupang asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), juga menilai pemerintah daerah sedang mempermainkan DPRD sebagai mitranya.

(***kabarindependen.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.