Lokakarya Bahasa Meto’ Amarasi

foto:RoniBani

AmarasiSelatan,-infontt.- Bertempat di SD Inpres Nekmese, Amarasi Selatan, hari ini Sabtu (03/09/22), sekelompok guru (SD, SMP) bertemu dalam satu lokakarya Bahasa Meto’ Amarasi (Kotos, Roi’is). Lokakarya ini diadakan untuk menjawab kebutuhan berbahasa daerah terutama yang bersifat tertulis.  Tujuan dari lokakarya ini yakni:

  • Mendapatkan guru yang berpengetahuan dasar Bahasa Meto’ Amarasi (Kotos, Roi’is)
  • Mendapatkan guru yang berketrampilan dasar menulis Bahasa Meto’ Amarasi (Kotos, Roi’is)
  • Mendapatkan guru yang mampu mengkreasikan suatu produk tertulis sederhana dengan menggunakan Bahasa Meto’ Amarasi (Kotos, Roi’is)
  • Mendapatkan guru yang siap menjadi “pionir” sosialisasi pelestarian Bahasa Meto’ Amarasi (Kotos, Roi’is) baik dalam bentuk lisan maupun tulisan
  • Menghasilkan produk tertulis sederhana yang dapat dibawa kembali oleh peserta sebagai titik awal kecil memulai pelestarian Bahasa daerah secara tertulis dan pengembangannya.

Lokakarya sehari tidak serta-merta mencapai tujuan ini, maka para guru bersepakat untuk melanjutkan lokakarya serupa pada akhir September dan bulan Oktober, sambil terus berdiskusi melalui grup WhatsApp.

Bacaan Lainnya

Lokakarya menggunakan pendekatan, ceramah, diskusi, tanya jawab dan latihan (menulis, membaca, mengucapkan/melafalkan) kata, frasa dan kalimat dalam Bahasa Daerah dari kelompok guru.

Peserta lokakarya sebanyak 25 orang terdiri dari guru SD dan SMP yang berasal dari dua kecamatan yakni: Amarasi dan Amarasi Selatan. Mereka mengikuti materi utama yaitu: Keberagaman Bahasa Meto’  dan Cara Tulis Bahasa Meto’. Materi ini disiapkan oleh Unit Bahasa dan Budaya GMIT (UBB GMIT) Kupang. Materi disajikan oleh Heronimus Bani, salah satu anggota UBB GMIT Kupang

Secara umum seluruh peserta menyatakan senang karena mendapatkan pengetahuan baru dan terbarukan, dan mulai menyadari bahwa bahasa daerah itu penting untuk ditulis dalam produk tertulis dan tetap dipakai dalam keseharian untuk menjaga kelestariannya.

 

Laporan: Heronimus Bani

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.