Kinerja BPBD Kabupaten Kupang Diapresiasi, Bantuan Stimulan Korban Seroja Mulai Disalurkan

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, saat menyerahkan bantuan seroja secara simbolis di Kantor Bupati Kupang.

Oelamasi-InfoNTT.com,- Pemerintah Kabupaten Kupang resmi bagikan bantuan stimulan bagi korban bencana seroja. Penyaluran bantuan ini diawali dengan penyerahan secara simbolis bantuan stimulan perbaikan rumah korban badai Seroja, Sabtu (30/04/2022) di Kantor Bupati Kupang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 1604/Kpg Letkol Inf. M. Iqbal Lubis, Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, Sekda Kabupaten Kupang Ir. Obet Laha, para Staf Ahli Bupati dan Asisten III Sekda Kabupaten Kupang Novita Funay, para Camat dan kades se-kabupaten Kupang, Ketua Forum PRB Kabupaten Kupang Elfrid Saneh, masyarakat perwakilan penerima bantuan serta awak media.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan stimulan secara simbolis bagi 50 perwakilan masyarakat korban bencana Seroja, diwakili oleh Susana Tanof perwakilan penerima rumah rusak berat dari desa Baumata (Kecamatan Taebenu), Niko Monti Ora perwakilan rumah rusak sedang dari desa Tesbatan (Kecamatan Amarasi), dan Danial Tan Holbala perwakilan rumah rusak ringan dari desa Otan (Kecamatan Semau). Selanjutnya akan disalurkan setelah libur lebaran.

Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BPBD, semua tim teknis terkait dari awal proses pendataan, sosialisasi, verifikasi hingga validasi ke tiap kecamatan. Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan, dalam pelaksanaan mulai dari pembentukan panitia sampai penyaluran, Pemkab Kupang sudah menggandeng Forkopimda untuk terjun langsung mulai dari pembinaan sampai pengawasan agar tidak ada korupsi. Hal ini menjadi bukti nyata yang tidak sia-sia serta menjadi penangkal hoax yang sempat didengungkan oleh sebagian kalangan yang pesimis juga sinis.

“Hari ini kita boleh melakukan penyaluran perdana bantuan stimulan perbaikan rumah korban seroja kepada 50 orang penerima bantuan dari 413 orang yang ditargetkan masuk tahap pertama. Dengan kategori rumah rusak sedang dan rusak ringan. Sedangkan untuk rumah rusak berat, penyaluran bantuan bukanlah berupa uang namun langsung dalam bentuk rumah. Namun jika sudah melakukan perbaikan rumah maka akan diberikan dalam bentuk uang asalkan memenuhi syarat pembangunan yang ditetapkan,” ujar Masneno.

Menurutnya, penyaluran akan dilakukan secara simultan hingga menjangkau semua penerima bantuan di 24 kecamatan. Melalui kerja sama dengan BRI cabang kupang, Bupati Korinus optimis penyaluran bantuan ini akan selesai tepat waktu, tepat sasaran dan tanpa masalah.

“Akan dilakukan verifikasi dan validasi untuk penyaluran bantuan hingga 31 Desember 2022, rekening BPBD 0 rupiah. Jangan bermain-main dalam pengelolaan anggaran ini, hindari kesalahan dalam pemanfaatan anggaran bantuan perbaikan rumah ini,” tegasnya.

Bupati Kupang juga mengucapkan selamat kepada masyarakat penerima bantuan, serta bagi Pemerintah Pusat hingga Pemprov terkhusus BNPB Pusat sampai daerah yang telah membantu secara optimal.

Pada kesempatan ini, pimpinan BRI Cabang  Kupang Stefanus Juarto dalam paparannya menjelaskan, terkait buku rekening, pihak BRI saat ini diberi kepercayaan untuk menyalurkan berbagai bantuan termasuk badai Seroja yang terjadi tahun lalu.

“Terima kasih kepada pihak Pemda Kabupaten Kupang yang telah mempercayai kami,” ujarnya.

Dirinya mengakui, penyaluran ini melalui buku rekening yang ada sesuai kategori yang telah ditetapkan. Ada 11 ribu lebih rekening yang tentunya akan diverifikasi lagi oleh pihak BPBD dengan total Rp. 229.090.000.000 yang dititipkan di BRI saat ini. Pihak BRI berfungsi menyalurkan dana tersebut ke masing-masing rekening sesuai perintah dari pihak BPBD.

Stefanus Juarto juga mengucapkan selamat bagi masyarakat penerima bantuan badai Seroja saat ini dan dan terima kasih kepada pihak Pemda Kabupaten Kupang yang sudah mempercayakan BRI sebagai penyalur bantuan ini.

Laporan: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Kupang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.