Inovasi UKAW Kupang dan Pemdes Nekmese, Lahirkan Produk BUMDes yang Siap Dijual Online

Amarasi-InfoNTT.com,- Dosen Pembimbing KKN dari Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, melakukan kunjungan ke desa KKN mahasiswa tepatnya di Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Senin (07/03/2022) siang.

Kunjungan KKN ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi dan keadaan mahasiswa bimbingan selama masa Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM). Masing-masing kelompok mahasiswa dicek bagaimana program kerjanya, program apa saja yang sudah atau belum berjalan, dan kendala apa saja yang dihadapi di lapangan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, mahasiswa juga diingatkan kembali supaya mengikuti semua aktivitas warga sesuai dengan bidangnya masing-masing, atau dengan kata lain tidak hanya ikut aktivitas warga yang berkaitan dengan bidang pertanian saja.

Kunjungan ini sekaligus melangsungkan tatap muka bersama para mahasiswa, pemerintah desa setempat dan juga warga masyarakat, dengan mengusung tema “Inovasi Potensi Lokal Pisang dan Kelapa dalam peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Nekmese di BUMDes Sehati”.

Pemateri langsung dibawakan oleh Dosen dari Fakultas Ekonomi UKAW Kupang, Jofret Umbu Soru Peku Djawang, S.AB.,M.M. Di mana dalam materinya disampaikan bahwa warga masyarakat harus bersyukur karena di Desa Nekmese sudah ada BUMDes yang akan dipakai untuk peningkatan pendapatan masyarakat lewat hasil produk yang akan di buat.

“Harus dikatahui bahwa peran BUMDes sangat penting. Dalam kesempatan itu juga saya siapkan Aplikasi E-Marketing (website jual beli) untuk BUMDes yang akan dipakai untuk proses penjualan secara online, agar produk-produk kita bisa dikenal publik karena produk hasil olahan kita luar bisa,” ujarnya.

Jofret Umbu Soru Peku Djawang juga berharap agar Pemerintah Desa Nekmese dan BUMDes bisa kolaborasi untuk segera laporkan produknya ke Dinas Kesehatan dan Balai POM untuk mendapatkan izin.

Ada tiga produk yang dihasilkan dan dikerjakan oleh para ibu PKK Desa Nekmese, kelompok UKM, anggota BUMDes dan dibantu juga oleh para mahasiswa-mahasiswi KBPM UKAW Kupang. Produk-produk yang dihasilkan, yakni minyak VCO, sambal lu’at dan keripik pisang rasa balado, yang sudah disertai labelnya masing-masing.

Untuk diketahui, bahwa VCO dan minyak kelapa murni baru dibuatkan dua hari sebelum kedatangan dosen pembimbing lapangan. Hal ini dilakukan karena itu merupakan tugas kelompok yang wajib dikerjakan mahasiswa. Sedangkan keripik pisang baru dibuatkan pasca kedatangan dosen pembimbing.

Semua produk yang dihasilkan sudah ada di website BUMDes, dan bisa langsung dilihat oleh masyarakat. Selanjutnya kedepan akan ada pengolahan inovasi produk baru lagi.

Kepala Desa Nekmese, Krisma Jems Baok, mengucapkan mengucapkan limpah terimakasih kepada dosen dan mahasiswa KBPM, karena lewat kegiatan ini, pemerintah desa bisa mengerti dan menjadi dorongan bagi masyarakat terkhususnya BUMDes untuk mampu melihat serta memamfaatkan potensi yang ada di sekitar.

“Kami akan terus berinovasi menghasilkan produk dan menjualnya ke pasar. Terimakasih untuk UKAW Kupang,” ujar Kades.

Laporan: Chris Bani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.