Balutan Budaya Hiasi Kemeriahan Dies Natalis Kedua Gerakan Mahasiswa Flobamora

Nampak kader-kader GMF sedang mementaskan musik botol.

Kupang-InfoNTT.com,- Gerakan Mahasiswa Flobamora (GMF) merayakan dies natalis kedua tahun ini. Kegiatan dirayakan di Wilma Hotel, Minggu 15 Mei 2022 sore.

Acara ulang tahun atau dies natalis ini diawali dengan upacara seremonial pembukaan yang dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Kupang Bernadinus Mere, AP.,M.Si, selaku Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Bacaan Lainnya

Hadir juga dan Ketua OKP Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang, Perhimpunan Mahasiswa Amanatun TTS, Perhimbunan Mahasiswa Biboki TTU, Persekutuan Mahasiswa Mataru Alor, Laskar Alam Flobamorata perwakilan KMK kebidanan Poltekes Kemenkes Kupang.

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Flobamora Lodovikus I. F. Lamury dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Kupang dan para ketua OKP dari setiap daerah yang berkesempatan hadir.

“Menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami keluarga besar Gerakan Mahasiswa Flobamora karena dalam segala kesibukannya bapak Bernadinus Mere, Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik sudah meluangkan waktu untuk hadir bersama kami orang muda Flobamora,” Vicky.

Dirinya menambahkan bahwa GMF adalah orang muda Flobamora yang sangat mengapresiasi semua tamu yang hadir, tentu semua punya satu mimpi yang sama yaitu merawat alam Flobamora dari segala bidang.

Pada sambutan tersebut, Vicky Lamury secara tegas mengecam isu partai mahasiswa yang berkembang beberapa hari yang lalu. Hal ini demi menjaga integritas dan idealisme dari para mahasiswa. Mahasiswa bukan alat politik, tapi bagian dari perjuangan rakyat.

Lanjutnya, segala pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur menjadi tanggungjawab bersama, dan mahasiswa partai adidaya sehingga jika ada yang berpikir untuk mendirikan partai mahasiswa maka itu merupakan konsep berpikir yang salah dari mahasiswa karena akan menurunkan derajat mahasiswa dari partai adidaya menjadi partai adikuasa. Mahasiwa perlu ada untuk mengontrol segala bidang pembangunan.

“Kita mahasiswa adalah agen perubahan sehingga tidak fokus hanya pada bidang politik tetapi semua bidang. Jadi yang jurusan pertanian menjadi garda terdepan menopang ekonomi, jurusan perikanan menjaga budidaya laut, jurusan hukum menjaga dan merawat penegakan hukum dan sebagainya, tidak fokus hanya ada bidang politik,” tegas Putra Larantuka ini.

Selanjutnya perwakilan OKP oleh Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang, Melianus Alopada. Ia mengucapkan terimakasih kepada segenap keluarga Gerakan Mahasiswa Flobamora yang sudah memberi ruang dalam sambutan mewakili OKP.

“Menjadi suatau kehormatan bagi kami keluarga besar Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang atas kesempatan berharga dalam momentum diesnatalis bisa berpatisipasi dalam kebahagiaan bersama keluarga GMF,” ucapnya.

Dirinya berharap agar GMF terus berkembang dan melahirkan kader-kader terbaik di bumi Flobamora. Kiranya GMF menjadi bagian dari rumah belajar bagi seluruh kaum muda yang punya mimpi merawat dan menjaga alam Flobamora.

Sambutan terakhir oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Kupang Bernadinus Mere, bahwa hal-hal penting terkait dengan mahasiswa orang muda di bumi Flobamora, Ia benar-benar menikmati apa yang telah dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Flobamora, di mana dalam kegiatan diesnatalis ini dihiasi dengan kebudayaan.

Selama kegiatan berjalan dimaknai dengan pentas budaya. Setiap anggota GMF yang hadir memakai pakaian adat setiap daerah dan menampilkan beberapa tarian adat, diantaranya tarian dari Rote Ndao, Flores Timur, Nagekeo, dan pertunjukan seni musik botol pusi teatrikal dari setiap anggota Gerakan Mahasiswa Flobamora.

Acara diakhiri dengan tebe bersama. Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Laporan: Mell 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.