Ada Temuan BPK, Kasat Reskrim Diminta Tancap Gas Tuntaskan Kasus Korupsi di Kabupaten Kupang

Kapolres Kupang bersama Kasat Reskrim yang baru dan lama usai serah terima jabatan.

Babau-InfoNTT.com,- Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kupang resmi berganti. Kasat Reskrim Polres Kupang AKP Wahyu Agha Septyan, S.I.K, digantikan oleh IPTU Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K.,S.I.K, M.H, yang sebelumnya menjabat sebagai Ps.Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda NTT.

AKP Wahyu Agha Septyan dipindah tugaskan sebagai Kasat Narkoba di Polres Manggarai Barat. Upacara serah terima jabatan berlangsung di lapangan merah Mapolres Kupang, Rabu (26/05/2022) sore.

Bacaan Lainnya

Kapolres AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H, dalam sambutan mengatakan, mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa guna penyegaran dan pengembangan serta pembinaan karier dari Kasat yang lama maupun baru.

“Saya berharap agar Kasat Reskrim yang baru, segera mengenali situasi dan lingkungan internal di dalam dan juga segera kenali situasi serta kondisi di wilayah Kabupaten Kupang. Memang saat ini, situasi di kabupaten kupang cukup aman, tapi saya harap kita tetap waspada dengan tetap tingkatkan pelayanan masyarakat serta trust dalam rangka memberikan  kepercayaan kepada masyarakat,” tegas Kapolres Kupang.

Selanjutnya Kapolres Kupang mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas kinerja dan dedikasinya selama bertugas di Polres Kupang dan mendapat promosi jabatan. Semoga menjadi berkah untuk jenjang karir dan keluarga. Sedangkan untuk pejabat baru, diharapkan agar segera menyesuaikan diri di lingkungan tugas yang baru.

“Saya berharap, kepada personil Polri yang bertugas agar melayani masyarakat dengan profesional dan humanis,” ujarnya.

Mantan Kapolres Sumba Barat ini juga mengatakan pers dan media adalah mitra kerja Polri. Oleh Karena itu, tidak boleh ada  alergi terhadap kritikan maupun saran. Karena itu akan menjadikan kita lebih besar.

Lebih lanjut Kapolres meminta kepada Kasat Reskrim yang baru IPTU Lufthi Darmawan Aditya agar tancap gas menuntaskan kasus korupsi yang saat ini dalam tahap  penyelidikan dan akan diekspos secara terbuka. Karena kasus korupsi ini merupakan temuan BPK.

“Selain kasus korupsi ada juga kasus kriminal lain seperti kasus pemerkosaan dan panah menjadi PR tersendiri,” jelasnya.

Saat ditanya terkait kasus korupsi apa yang sementara dilidik, Kapolres Kupang belum bisa menyampakainnya di depan publik karena masih dalam tahap penyelidikan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.