Bersama LBH Surya NTT, Kapolda Berkunjung ke Kediaman Keluarga Korban Pembunuhan

Nampak Kapolda NTT saat berada di kediaman keluarga korban pembunuhan.

Kupang-InfoNTT.com,- Kapolda NTT Irjen Pol. Lotharia Latif tidak tinggal diam atas kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Kupang yang menjadi atensi nasional. Hal ini disampaikan saat Kapolda NTT mendatangi keluarga korban pada Jumat 10 Desember 2021.

Kedatangan Lotharia Latif disambut baik pihak keluarga. Kapolda hadir bersama tim penasihat hukum dari LBH Surya NTT yang dipimpin oleh advokat Herry F.F. Battileo, SH.,MH.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda NTT mengucapkan turut prihatin dan berduka cita yang mendalam atas kejadian keji tersebut.

“Ini merupakan suatu kewajiban saya selaku Kapolda NTT, karena Negara harus menjamin setiap warganya yang membutuhkan perlindungan. Oleh karena itu kita tentu saja berpihak kepada korban,” ujar Kapolda.

Perkembangan kasus ini kata Latif, pihaknya sudah mengikuti sejak awal penanganan di Polsek Alak hingga akhirnya Polda NTT mengambil alih penanganan. Terkait penerapan pasal 338 KUHP terhadap yang diduga pelaku (RB), bukan merupakan sesuatu yang harga mati.

Diakhir pertemuan Kapolda NTT mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan masukan dan kuasa hukum dan juga pihak keluarga korban yang selalu berkoordinasi.

“Komitmen kita bahwa Negara harus berpihak kepada korban demi keadilan. Kehadiran ini untuk memberikan penguatan, penghiburan dan belangsungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Mudah-mudahan dalam melakukan penyidikan sesuai informasi dan aturan hukum bisa memberikan keadilan kepada korban khususnya keluarga korban dan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Tim Penasihat Hukum dari LBH Surya NTT, Herry F.F. Battileo, SH.,MH, pada kesempatan tersebut mengucapkan limpah terima kasih kepada Kapolda NTT atas kedatangannya untuk mendengar langsung keluhan dari pihak keluarga korban.

“Semoga kasus ini bisa secepatnya terungkap di akhir tahun 2021. Pengungkapan kasus ini merupakan kerja keras dari kepolisian dan terutama penyidik. Oleh karena itu, mudah-mudahan cepat terungkap agar menjadi kado Natal di bulan Desember,” ujar Herry Battileo.

Kaka kandung korban, Jeck Manafe mewakili kedua orang tuanya mengungkapkan isi hati kepada Kapolda NTT. Dirinya berharap agar pengungkapan kasus ini harus secepatnya agar bisa selesai.

“Kehadiran bapak Kapolda NTT sebagai simbol Negara. Kami mengucapkan terima kasih hari ini bapak sudah hadir di sini, kiranya persoalan ini bisa segera berlalu dari pada kami,” tutur Jack dengan meneteskan air mata.

Dalam pantauan media ini, mengakhiri pertemuan tersebut, Kapolda NTT menyerahkan bingkisan kepada keluarga korban yang diterima langsung oleh ibu kandung korban (Astry). (*Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.