Home / News / Zadrach Lenggu: Pemkab Kupang Harus Mampu Bangkitkan Olahraga di Daerah

Zadrach Lenggu: Pemkab Kupang Harus Mampu Bangkitkan Olahraga di Daerah

Oelamasi-infontt.com,-Kecamatan Sulamu mendapat kesempatan melaksanakan kegiatan Gala Desa yang dilksanakan oleh Kemenpora khususnya cabang olahraga Volly, Sabtu (13/10/2018) di Desa Bipolo.

Zadrach Ferdinan Lenggu salah satu pelatih dari tim volly Widuri Junior Camplong kepada infontt.com mengatakan dirinya sangat berterima kasih karena Kemenpora sudah mau melaksanakan kegiatan gala desa ini di pelosok-pelosok.

“Saya hadir dalam kegiatan ini sebagai pelatih untuk tim Kecamatan Fatuleu yakni klub widuri camplong, dan saya juga salah satu pengurus PBVSI (Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia) cabang Kabupaten Kupang,”ungkap pria yang akrab disapa Fedy ini.

Politisi Garuda ini juga menjabat sebagai pelatih bola volly tingkat Kabupaten Kupang dengan SK pembentukan yang baru diterimanya beberapa waktu lalu. Dirinya menginginkan ada pembinaan mental pemuda lewat olahraga.

“Semoga kedepan pemerintah dapat konsentrsi untuk pemuda pemudi, karena bagaimanapun pemuda adalah tulang punggung negara dan secara mental harus dibina dengan olahraga sehingga apa yang dilakukan itu positif,”jelas Fedy.

Ia juga mengakui bahwa dirinya sudah mencintai olahraga khususnya bola volly. Di mana dirinya akan terus membina pemuda untuk menjadikan olahraga Kabupaten Kupang bisa berprestasi.

“Pemerintah harus mampu membangkitkan serta memotivasi pemuda dalam bidang olahraga. Jika ini difokuskan maka akan berkembang baik di tingkat kecamatan, kabupaten, nasional hingga internasional dan ini merupakan mimpi besar saya,”ungkapnya.

Fedy berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah bagi dunia olahraga. Karena jika sudah ada hasil maka pastinya akan ada banyak manfaatnya.

Laporan: Ayub Malafu

Check Also

Jemaat GMIT Bethania Batuputih Gelar Drama Sengsara Yesus

Batuputih-InfoNTT.com-, Jemaat GMIT Bethania Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan Jumat 19/4/2019 menggelar drama kisah sengsara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *