Home / Tag Archives: Puisi

Tag Archives: Puisi

Puisi Karya Adi Messe, Fatamorgana

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Fatamorgana Puisi oleh Adi Messe (Baumata, 02 November 2015) Kau hadirkan pesona siangmu kala matahari begitu menyengat namun kau terus menjauh, lagi menghilang kala aku ingin mengejarmu. Kau begitu menggodaku dari kejauhan , namun kau juga bagai pengecut yang menghindar ketika kumendekat. Terus kupacu lajuku …

Read More »

Yuk Baca Puisi Karya Laurensius Wagur

Bohong Teruntuk negeri yang sedang dilanda sakit Propaganda dan retorika yang semakin membius dengan berbagai rumus Membara hingga membakar tiap plosok negeri tercinta ini Pemimpin selalu bertanya aspirasi, ternyata punya agenda sendiri Argh…bohong Adakah yang diperdulikan ? Oh pertiwi Aku beraksi membakar limbah-limbah politik negeri ini Badai kebohongan yang menjadi …

Read More »

Teruntuk Ibu, Puisi Karya Gadis Manis Asal Amarasi

Teruntuk Ibu Sebelum kukenal seribu bahasa baku, Kau adalah sisa-sisa pilu yang mengumpul daku dalam teriak, Sebab dunia tak sabar menunggu datangnya manusia, Sebelum kujamah lautan luas dalam perjalanan panjang menghabiskan hidup Kau adalah pejuang terbesar dalam sejarah, Betapa memperjuangkan darah hingga menjadi manusia sungguh tak mudah. Sebelum ku lewati …

Read More »

Rinduku dan Kopiku

Pandanglah aku kasih, dengan tatapanmu yang membuat teduh isi hati, agar malam nanti aku tak lagi menjadi pemburu pagi dan pecandu kopi. Aku bukan pecandu kopi, hanya saja dalam pekatnya warna kopi yang selalu aku nikmati tiap rasa pahitnya mengingatkanku akan kamu dan manisnya adalah dia. Ampas kopimu kau tinggalkan, …

Read More »

Cintamu Egois

Cintai saja, jika memang kamu mencintainya. Bukan menjadi egois dengan memilikinya setengah-setengah, rela menjadi terluka hanya untuk apa? Jadi, cintai saja jika  kamu cinta. Bukankah dia juga akan selalu memberimu cinta? Memang bukan perkara mudah jika hati terlanjur luka, tapi jika kamu mencintai dan selanjutnya berpura-pura, lantas apa yang menjadi …

Read More »

Sebait Do’a pada Hari Guru Nasional 2017

Sebait Do’a di Hari Guru   Ya, Allah Yang Maha Kuasa Sungguh kami seluruh bangsa Indonesia berbahagia. Engkau perkenankan para guru berperan serta, membangun manusia seutuhnya demi tercapainya cita-cita, terwujudnya masyarakat adil, makmur, yang merata di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Bimbinglah …

Read More »

Tetap menulis

(puisi) Banyak kali kata-kata itu membuat sayapnya patah, bahkan sebelum mencoba terbang lebih tinggi lagi. Akan tetapi berapa banyak pun itu, selalu ada yang berkata untuk jangan menyerah. Mungkin saja sakit, atau membuatnya berapi-api dalam amarah ketika ia membuat sesuatu dan tak diterima lalu mulai menjelaskan banyak hal hanya untuk …

Read More »

Si Ica Pecah Tangis?

AMERTA Pecah hati ini ketika melihat kembali kenangan, rasa takut terpuruk begitu kuat menghantui malam, walau derai hujan selalu membawa kenangan pedih, tentang kehilangan… Aku tetap saja merindu, walau hati kian merentak tak lagi bisa tersentuh… Malam kian pekat dan kesunyian kian bertambah hebat, seakan meramu semuanya pada hati yang …

Read More »

Curhat basambung si Ica (4)

TATAP dan TETAP Sudah kuceritakan tentangnya, Tak banyakyang tahu tentang menyukai… atau disukai … Tak banyak yang ia ketahui tentang bagaimana kau mencoba untuk mengatakan, atau sekedar memberitahukan bahwa kau suka! TIDAK! Tak akan dimengerti isyaratmu… Tatapanmu… tetap membuatnya membeku bahkan mati suri… Tak ada yang berubah… kecuali sedikit kata …

Read More »

Kurut-Kaet ‘To’ef Mutis

Mutis, ‘To’ef amnanu’ ‘To’ef a’ratas, ‘To’ef pah Meto’. Mutis, mpafa’ ho aanh ein, mpanat ho uup ein, muskau mu’aifat. Mutis upun ma pinis, naneet enpeo’ ko na’ko Uisneno Mutis, mukrisin pah ii, anjarin tetus, neu Indonesia. Mutis, aar saa’ ii njarin, fai neno unu, nbin maatk amnita’. Mutis, neno ma …

Read More »