Home / Tag Archives: Puisi

Tag Archives: Puisi

November, 2019

  • 11 November

    Hari ini Tiba dan Berlalu

    Hari ini Tiba dan Berlalu[1]   Aih… Jika aku mampu menangkap waktu, aku rindu agar dia ada di genggamanku. Jika aku mampu mengurung masa, aku suka agar dia ada di kerangkengku. Jika aku mampu memenjarakan hari, aku pastikan dia bertekuk lutut padaku. Ha ha… Tapi, apa daya dan gayaku Aku …

Juni, 2019

  • 29 Juni

    Puisi Matahari Karya Theresia Cindy Alvionita Un

    Matahari Karya: Theresia Cindy Alvionita Un Ketika awan mulai menghitam☁☀ Ketika Hujan pun turun membasahi bumi💧 Ku mulai ragu😦 Akankah Matahari datang menjemput Hujan? Akankah Bumi kembali bersinar cerah? Semua masih dalam angan-angan yang tak bisa di pastikan kebenarannya😐 Di saat yang sama😊 Ku duduk termenung menatap hujan yang tak …

Maret, 2019

  • 3 Maret

    Sepotong Catatan Untuk Para Pejuang Merah

    Sepotong Catatan Untuk Para Pejuang Merah Oleh: Niko Toka Bang… Jika Hidup adalah sebuah Perjuangan…. Maka hanya ada satu kata “Lawan”!!!. Karna diam adalah Penghianatan……! Ketika genderang perang telah ditabuhkan…. Majulah dengan tegar…! Melangkahlah dengan kepala tegak…! Jangan pernah ragu apalagi mundur… (ake soot, ake kedoko)…. Lewotana telah buka jalan…………………. …

Januari, 2019

  • 14 Januari

    Puisi Karya Heronimus Bani: Angin, Pohon dan Embun

    Angin, Pohon dan Embun Angin… Kulihat kau berhembus mendatangiku. Aku berdiri di sini dalam diamku. Aku tersenyum ketika kau menghembusiku. Wajahku dan seluruh ragaku bergetar. Getaran itu menyeruak dari kedalaman batinku. Berhubung kau menggerangi pori-poriku. Hingga aku terpingkal dan terjungkal. Angin… Bukan saja pori-poriku yang kau garuk bertanda. Kau pun …

Oktober, 2018

  • 31 Oktober

    Puisi Karya Adi Messe, Fatamorgana

    Fatamorgana Puisi oleh Adi Messe (Baumata, 02 November 2015) Kau hadirkan pesona siangmu kala matahari begitu menyengat namun kau terus menjauh, lagi menghilang kala aku ingin mengejarmu. Kau begitu menggodaku dari kejauhan , namun kau juga bagai pengecut yang menghindar ketika kumendekat. Terus kupacu lajuku berharap bisa mendapatkanmu lalu kudekap. …

  • 26 Oktober

    Yuk Baca Puisi Karya Laurensius Wagur

    Bohong Teruntuk negeri yang sedang dilanda sakit Propaganda dan retorika yang semakin membius dengan berbagai rumus Membara hingga membakar tiap plosok negeri tercinta ini Pemimpin selalu bertanya aspirasi, ternyata punya agenda sendiri Argh…bohong Adakah yang diperdulikan ? Oh pertiwi Aku beraksi membakar limbah-limbah politik negeri ini Badai kebohongan yang menjadi …

September, 2018

  • 23 September

    Teruntuk Ibu, Puisi Karya Gadis Manis Asal Amarasi

    Teruntuk Ibu Sebelum kukenal seribu bahasa baku, Kau adalah sisa-sisa pilu yang mengumpul daku dalam teriak, Sebab dunia tak sabar menunggu datangnya manusia, Sebelum kujamah lautan luas dalam perjalanan panjang menghabiskan hidup Kau adalah pejuang terbesar dalam sejarah, Betapa memperjuangkan darah hingga menjadi manusia sungguh tak mudah. Sebelum ku lewati …

November, 2017

  • 29 November

    Rinduku dan Kopiku

    Pandanglah aku kasih, dengan tatapanmu yang membuat teduh isi hati, agar malam nanti aku tak lagi menjadi pemburu pagi dan pecandu kopi. Aku bukan pecandu kopi, hanya saja dalam pekatnya warna kopi yang selalu aku nikmati tiap rasa pahitnya mengingatkanku akan kamu dan manisnya adalah dia. Ampas kopimu kau tinggalkan, …

  • 29 November

    Cintamu Egois

    Cintai saja, jika memang kamu mencintainya. Bukan menjadi egois dengan memilikinya setengah-setengah, rela menjadi terluka hanya untuk apa? Jadi, cintai saja jika  kamu cinta. Bukankah dia juga akan selalu memberimu cinta? Memang bukan perkara mudah jika hati terlanjur luka, tapi jika kamu mencintai dan selanjutnya berpura-pura, lantas apa yang menjadi …

  • 26 November

    Sebait Do’a pada Hari Guru Nasional 2017

    Sebait Do’a di Hari Guru   Ya, Allah Yang Maha Kuasa Sungguh kami seluruh bangsa Indonesia berbahagia. Engkau perkenankan para guru berperan serta, membangun manusia seutuhnya demi tercapainya cita-cita, terwujudnya masyarakat adil, makmur, yang merata di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Bimbinglah …

Translate »