Home / Ekonomi / Wabup Kupang Membuka Workshop Penggunaan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0.2
Wakil Bupati Kupang foto bersama para undangan usai acara pembukaan

Wabup Kupang Membuka Workshop Penggunaan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0.2

Kupang-InfoNTT.com,- Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe membuka workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes versi 2.0.2 bersama DPD RI, BPKP, Polri dan DPMD Provinsi NTT, Rabu (06/11/2019) di aula Hotel T-More.

Jerry Manafe dalam sambutannya mengatakan, kegiatan workshop ini sangat istimewa karena tidak semua desa di kabupaten mendapatkan kesempatan ini. Karena itu, dirinya diharapkan agar dalam mengikuti kegiatan, para kades dan camat jangan meninggalkan tempat dan mengikuti materi sampai selesai .

Jerry juga mengucapkan terimakasih kepada para camat dan kades yang sudah melayani masyarakat desa, semoga pelayanan yang tulus dari bapak ibu desa bisa membuahkan hasil yang baik bagi pembangunan desa.

Sebagai wilayah administrasi desa memiliki kewenangan dalam administrasi dan  pengelolaan  dana desa. Perhatian pemerintah kepada desa saat ini sangatlah besar salah satunya yaitu anggaran dari pemerintah sebesar 1M lebih pada tahun 2019 ke desa desa di kabupaten Kupang .

Pesan Presiden RI bahwa dana yang diberikan ke desa-desa jangan dikembalikan lagi ke kota apalagi ke Jakarta. Diharapkan bagi kepala desa dalam memanfaatkan anggaran dan belanja harus seoptimal mungkin digunakan, artinya seluruh sumber daya di desa baik SDA maupun SDMnya harus digerakkan.

Ditambahkannya, tantangan pengelolaan desa seperti kurangnya sumber daya aparatur desa, lemahnya pemahaman sistem pengelola keuangan desa, mendorong pemerintah melalui Kemendagri dan BPKP membuat aplikasi Siskeudes untuk membantu pengelolaan keuangan desa mulai dari  tahapan perencanaan sampai pelaporan dan pertanggungjawaban.

“Dari 160 desa di Kabupaten Kupang, hanya 31 desa yang sudah memasukkan laporan. Selain 31 desa yang sudah memasukan LPJ untuk bisa sadar dan bisa memasukkan LPJnya dengan segera, dan bagi desa- desa yang tidak memasukkan LPJ, Kadis PMD ditahan saja dana desanya untuk tidak dicairkan,”ujar Jerry.

Sebelum mengakhiri sambutan, dirinya kembali menegaskan kepada suluruh jajaran daerah dan pemerintah desa untuk dapat terlibat secara aktif dalam upaya perbaikan pengelolaan keuangan desa.

“Para camat dan para kades harus bisa menggunakan waktu workshop ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ilmu dan pengalaman yang didapatkan bisa diimplementasikan dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan desa,”tegas Jerry.

Hadir juga dalam acara pembukaan ini Ketua Komite IV DPD RI Dra. Hj. Elviana, M.Si, anggota DPD RI dr. Asyera Respati A. Wundalero, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (diwakili oleh Kepala Perwakilan  BPKP Provinsi NTT Hasoloan Manalu), Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Ir. Obet Laha, Kapolda NTT diwakili oleh Wadir Reskrimsus Drs. Dominicus Savio Yempormase, MH, Kadis DPMD Propinsi (diwakili oleh Kabid  Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Ir. Hendrik S. Ngaddi, Kadis DPMD Kabupaten Kupang Drs. Charles ML Panie, M.M, para camat, kades dan para undangan. (*Humas Pemkab Kupang)

Check Also

Anggota DPRD Kabupaten Kupang Ini Sukses Budidaya Melon

Kupang-InfoNTT.com,- memanfaatkan lahan kosong dengan luas kurang lebih satu hektar, Deasy Ballo Foeh Anggota DPRD …

Tinggalkan Balasan

Translate »