Home / News / Teruntuk Ibu, Puisi Karya Gadis Manis Asal Amarasi

Teruntuk Ibu, Puisi Karya Gadis Manis Asal Amarasi

Teruntuk Ibu

Sebelum kukenal seribu bahasa baku,

Kau adalah sisa-sisa pilu yang mengumpul daku dalam teriak,

Sebab dunia tak sabar menunggu datangnya manusia,

Sebelum kujamah lautan luas dalam perjalanan panjang menghabiskan hidup

Kau adalah pejuang terbesar dalam sejarah, Betapa memperjuangkan darah hingga menjadi manusia sungguh tak mudah.

Sebelum ku lewati lebih jauh,

Kau adalah awal dan akhir rasa hati yang tiap kuperingati tiada lain hanya terimakasih yang mampu kuberi,

Sebab karena ibu,

Hariku adalah lembaran-lembaran riang sukma pada batas-batas terbenam matahari, 

Hingga kelam datang menelan terang dan kalah esoknya oleh terbitnya lagi.

Sebab karena ibu,

Segumpal darah yang bisu dalam perut akhirnya keluar lalu dielukkan dunia,

Sebab karena ibu,

Darah dalam dagingku pula daging dalam darahku meretas menjadi raga,

Aku dan ibu.

Puisi karya Mayana Runesi

Check Also

Kebersamaan Terjalin di HUT RI ke 74 Tingkat Kecamatan Amanuban Selatan

Amanuban-InfoNTT.com,- Seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka merayakan HUT RI ke 74 tahun 2019 tingkat kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Translate »
error: Content is protected !!