Sosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Jembatan Oesupit

Polisi ketika mengevakuasi korban

Kefamenanu-InfoNTT.com,- Warga Desa Subun, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur dikejutkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki yang tidak diketahui identitasnya.

Mayat laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk di bawah Jembatan Oesupit, Kampung Tatan, RT 005/RW 003, Desa Subun. Terdapat luka robek pada dagu kiri, luka menganga pada kepala bagian kening yang mengakibatkan otak tercecer keluar, serta luka seperti bekas tusukan pada tangan kanan.

Read More

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, pada Jumat (9/10/2020) sekira pukul 07.00 Wita, Paulus Suni warga Kampung Tatan, RT 003, RW 002, Desa Subun, selaku saksi yang pertama kali menemukan korban mengatakan, awalnya Ia berangkat dari rumah hendak menuju ke sumber air Fatumfaun untuk mandi. Setibanya di sana ternyata air di sumber air tersebut sudah kering. Ia langsung berjalan pulang. Ketika dalam perjalanan, Dirinya mencium aroma bangkai dari arah jembatan Oesupit. Kemudia Ia mengecek sumber aroma busuk tersebut, dan mememukan mayat seorang laki-laki tergeletak di bawah jembatan.

Merasa panik, Paulus lalu berlari pulang untuk memberitahukan kepada Sekretaris Desa Subun, Yohanes Gaudensius Luti tentang apa yang dilihatnya. Paulus bersama Yohanes dan masyarakat sekitar kembali ke lokasi penemuan mayat di bawah jembatan Oesupit di kilometer 10 dari arah Kefamenanu untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Sekretaris Desa Subun, Yohanes Gaudensius Luti membenarkan setelah memperoleh informasi terkait penemuan sosok mayat laki-laki tak dikenal itu, Ia bersama warga langsung menuju ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Setibanya di lokasi, ternyata benar ada sosok mayat laki-laki tak dikenal yang tergeletak di bawah jembatan Oelsupit.

Sementara Kapolres TTU, AKBP, Nelson Filepe Diaz Quintas, ketika dikonfirmasi media ini (9/10) mengaku hingga saat ini pihaknya belum juga mengetahui identitas korban. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan masih akan menyelidiki penyebab kematian korban. Jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kefamenanu untuk kepentingan visum et repertum.

“Kita sudah lakukan olah TKP awal, namun sampai saat ini kita belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Memang pada tubuh korban kita temukan luka robek dan luka seperti bekas tusukan. Kita evakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk divisum,” ungkapnya.

Laporan: Aries Usboko

Related posts

Leave a Reply