Sepenggal Kata untukmu, Sahabat

Sepenggal kata untukmu, Sahabat

(Heronimus Bani)

Read More

Sahabat,
Aku di sini masih ingat penyeberangan ke nusa Hawu
Negeri para pelaku Hange’do
Di sana kaum dan komunitas ada dalam ritual Hole
Tiada lupa mereka pada Hapo Ana
dan dalam keramaian pe’iu manu
serta sejumlah ritus dalam siklus alam
dan daur hidup makhluk manusia,

Kau dan para sahabat menyaksikan petinggi Jingtiu
Dalam kata dan akta pelancar beragam ritual
Di sana Ina – Ama sangat familiar
pada posisi terhormat segala lapisan insan.

Kau dan sahabat penebar benih ilmu menyeberang pulang
Di Amarasi Selatan kita bersua dalam tebaran senyum bermuatan ilmu pengetahuan,
teknologi, ketrampilan dan seni.
Kita bersama dalam eratnya gandengan bagai tarian herin
Menyanyi, menari dan menyuarakan pesan gotong royong
Sembari mengajak anak meniti hari menuju masa depan.

Kemarin…
Aku melihat wajahmu penuh senyum
Aku menyangka kau sedang sehat selamat
Aku menitipkan salam padamu melalui seorang sahabat
Aku menerima balasan air mata tangisan dan pilu sedih
Aku tanyakan mengapa kau menangis?
Aku mendapatkan jawaban memilukan hati.
Aku terdiam sesaat…
Aku pun turut larut dalam duka
Aku di sini,
Langit Amarasi Selatan pun mendung
Turut berduka atas kepergianmu
kenangan akan terus menggenangi benak

Terima kasih sahabat
Kita pernah bersama menapak bumi
Walau tidak sejauh mungkin kita berjalan
Anak-anak kitalah yang melanjutkan langkah berjejak

Selamat jalan sahabat
Kutuliskan rangkaian kata ini sambil berurai air mata
Maafkan sahabatmu yang tiada sempat
Salam sepenuh kepiluan hatiku pada keluargamu
Salam jabat dan peluk cium tak dapat kuberikan
Hanya untaian kata tak bernada indah ini sajalah yang kukirimkan.

Heronimus Bani
Heronimus Bani

Koro’oto, 3 Oktober 2020

Related posts

Leave a Reply

2 comments

    1. Beliau yang ada di gambar itu yang meninggal dunia. Terima kasih telah meninggalkan komentar di sini.