Home / News / Melki Laka Lena: Partai Golkar Terapkan Pilkada 2020 Tanpa Mahar
DPD I Partai Golkar saat jumpa pers bersama awak media (202/12)

Melki Laka Lena: Partai Golkar Terapkan Pilkada 2020 Tanpa Mahar

Kupang-InfoNTT.com,- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di NTT akan dilaksanakan di 9 daerah, yakni Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Timur dan Sumba Barat.

Partai Golkar NTT pun akan ikut merapatkan pesta demokrasi ini. Di mana Golkar menerapkan Pilkada tanpa mahar sepersen pun. Demikian disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam jumpa pers terkait evaluasi akhir tahun, Jumat (20/12/2020) di Aula Gedung Golkar.

Menurut Laka Lena, Pilkada tanpa mahar ini dicanangkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartato, dengan alasan bahwa politik tanpa mahar ini harus diterapkan dengan mendorong kader-kader potensial partai Golkar di daerah untuk bisa maju bertarung dengan jujur.

”Apa yang dicanangkan oleh ketua umum ini punya dasar, agar Golkar justru harus wajib membantu dan mendorong kader-kader partai Golkar di daerah, bukan malah memberatkan mereka dengan berbagai kewajiban yang keliru dan tidak masuk akal,” ujar Melki.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini juga menegaskan bahwa Pilkada tanpa mahar ini adalah salah satu langka maju agar para kader Golkar yang maju tidak terbebani. Hal ini juga sebagai salah satu langkah maju partai Golkar, dengan harapan besar agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat kedepannya.

Dalam jumpa pers ini, selain Ketua DPD I Partai Golkar NTT Melki Laka Lena, juga didampingi Sekretaris Golkar NTT, Inche D.P Sayuna, Wakil Ketua DPRD NTT, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Felix Bulu bersama pengurus lain, Gabriel Manek, Hans Takalapeta, Acri Deodatus, Frans Sarong.

Laporan: Chris Bani

Check Also

Polres TTU Mulai Lakukan Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Tautpah

Kefamenanu-InfoNTT.com,- Tim Satreskrim Polres TTU mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi pengelolaan dana desa (DD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *