Home / Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang Kunjungi Fatu Braon dan Pantai Teres
Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang ketika berjalan menuju puncak Fatu Braon

Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang Kunjungi Fatu Braon dan Pantai Teres

Amarasi-InfoNTT.com,- Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang berkunjung ke Kelurahan Buraen, Amarasi Selatan untuk meninjau secara langsung lokasi Fatu Braon dan pantai Teres serta wilayah sekitarnya, Kamis (16/01/2020) siang.

Kunjungan ini bukan tanpa alasan, di mana penetapan anggaran tahun 2020 pemerintah Kabupaten Kupang bersama DPRD Kabupaten Kupang telah menetapkan sejumlah anggaran yang cukup besar senilai 48 Miliar untuk membangun kawasan destinasi wisata dan ini akan dijadikan sebuah destinasi wisatawan dalam.

Pembangunan wilayah atau pembanguan destinasi wisata di wilayah ini akan mencakup pembangunan pembangunan yang lainnya seperti bidang pertanian, peternakan dan sebagainya.

Oleh karena itu komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang ingin melihat secara langsung lokasi yang direncanakan untuk dibangun lokasi wisata tersebut, dan juga melihat lokasi jalan yang akan dibangun pariwisata tersebut.

Dalam kunjungan komisi 3 DPRD kabupaten Kupang ini hadir juga perwakilan dari Dinas PU Kabupaten Kupang dan masyarakat setempat. Dari dialog yang dilaksanakan komisi 3 bersama masyarakat terkesan sekali atau dapat ditangkap bahwa masyarakat di wilayah kelurahan tersebut khususnya Kecamatan Amarasi Selatan sangat berterima kasih dan sangat bersyukur tentang pembangunan destinasi wisata tersebut.

“Pemandangan yang sangat indah, komisi 3 bersama sama dengan tokoh masyarakat berada di puncak dari ketinggian di wilayah pantai teres atau tepatnya berada di wilayah fatu braon. Di mana dari lokasi ini dapat dilihat secara keseluruhan keindahan pantai Teres dan semenanjung pantai Teres,” ungkap Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo Foeh.

Komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang ketika berdiskusi bersama masyarakat di Amarasi Selatan

Menurut Deasy, pada kunjungan ini komisi 3 mengambil kesimpulan bahwa anggaran yang telah ditetapkan baik pemerintah dan DPRD Kabupaten Kupang diharapkan dapat menunjang ekonomi masyarakat yang ada di sana. Kiranya masyarakat juga dapat menerima serta ikut mendukung pelaksanaan pembangunan ini untuk peningkatan kesejahteraan.

“Komisi 3 akan mendorong agar nanti dalam pembangunan ini masyarakat tidak hanya menjadi penonton tetapi juga menjadi pelaku karena itu pembangunan untuk kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat. Peningkatan SDM melalui masyarakat Amarasi Selatan pun harus dimulai agar ketika parawisata ini dikembangkan bisa menjadi sebuah destinasi wisatawan dalam masyarakat dan harus dapat menjadi tuan rumah sendiri yang berkualitas dan produktif,” ujar politisi senior PDI Perjuangan ini.

Selanjutnya komisi 3 akan mendorong dinas pariwisata untuk melaksanakan keterampilan keterampilan, yang mana dapat mendorong masyarakat di wilayah tersebut sehingga ketika pariwisata itudi bangun masyarakat dapat menyajikan tidak saja keindahan alam tetapi dari seni budaya, astraksi budaya juga bisa disuguhkan.

Anggota komisi 3 yang hadir dalam kunjungan serta dialog bersama masyarakat adalah Deasy Ballo Foeh, Hans Taopan, Thome Dacosta, Mesakh Mbura, Domi Atimeta, Ardi Koroh dan Ferdinan Teuf. Dalam kesempatan tersebut komisi  membuka pikiran pikiran untuk mendorong keaktifan serta semangat masyarakat dan masyarakat menerima itu dengan sangat baik.

Tokoh masyarakat yang hadir secara langsung untuk berdialog dengan komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang adalah Eliaser Manu, Tubel Ton, Yakob Fael dan Bertus Tnunay. Selain itu kurang lebih 60 orang masyarakat di wilayah tersebut turut serta menghadiri pertemuan tersebut dan berdiskusi langsung dengan para wakil rakyat Kabupaten Kupang.

Masyarakat yang hadir sangat berterimakasih, di mana apa yang diharapkan melalui doa selama ini sudah hampir terkabul. Ada harapan dibalik doa masyarakat Amarasi Selatan bahwa suatu saat nanti wilayah ini akan diperhatikan oleh pemerintah.

Laporan: Sigit Seran 

Check Also

Polres TTU Mulai Lakukan Penyelidikan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Tautpah

Kefamenanu-InfoNTT.com,- Tim Satreskrim Polres TTU mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi pengelolaan dana desa (DD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *