Home / News / Keterbatasan Ruangan, Siswa SD Negeri Tanah Putih Sekolah Pagi dan Siang
Salah satu gedung SD Negeri Tanah Putih

Keterbatasan Ruangan, Siswa SD Negeri Tanah Putih Sekolah Pagi dan Siang

Kupang-InfoNTT.com,- Sekolah merupakan wadah kegiatan belajar dan mengajar, namun jika tidak didukung dengan fasilitas yang memadai akan berdampak pada mutu hasil pendidikan anak. Ini sering terjadi di dunia pendidikan, tapi tidak bagi siswa siswi SD Negeri Tanah Putih.

Kepala SD Negeri Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Simon Naif,S.Pd ketika ditemui di ruang kerja, kamis 10 oktober 2019 mengungkapkan bahwa anak didiknya tetap semangat belajar walaupun kondisi ruangan tidak memadai bahkan beberapa item penunjang pembelajaran pun masih minim.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah ini terpaksa dibagi dalam dua kelas, yaitu kelas 1, 4, 5 dan 6 masuk kelas pagi, sedangkan untuk kelas 2 dan 3 masuk kelas siang karena keterbatasan ruangan.

SD Negeri Tanah Putih memiliki jumlah siswa 200 orang dan 14 tenaga pendidik, di mana 7 PNS, 2 tenaga kontrak, 4 honorer dan 1 orang tata usaha.

“Kami punya 7 ruangan, namun hanya 3 saja yang layak pakai, sebab kami merasa tidak begitu leluasa dalam hal ruang gerak. Itulah alasan kami membagi jam mengajar menjadi pagi dan siang,”ujar Simon Naif.

Memang ada suport anggaran dari dana bos, tapi sekolah masih terkendala dengan lokasi tanah, yang mana status kepemilikan hanya hak pakai saja, tetapi dalam administrasi belum memenuhi standar. Oeh karena itu, pihak sekolah membutuhkan koordinasi antara dinas terkait agar menyelesaikan masalah ini dengan pemilik tanah.

“Sudah di komunikasikan dengan dinas tapi sejauh ini belum ada rencana tidak lanjut.
Kami ingin membangun gedung baru, tetapi apabila di kemudian hari ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka akan berdampak pada aktifitas belajar,”ungkap Simon.

Sebagai Kepala sekolah, dirinya berharap agar dalam waktu dekat ada respon dari dinas, sehingga masalah yang dihadapi saat ini dapat diselesaikan sebelum berakhir masa tugas.

“Saya berharap adanya penambahan ruangan belajar agar tercover semua siswa. Di mana  Anak-anak akan belajar dengan tenang apabila didukung dengan fasilitas memadai dan pelajaran yang disampaikan oleh guru bisa terserap dengan baik pula,”tegasnya.

Laporan: Mexi Bani

Check Also

Anggota DPRD Kabupaten Kupang Ini Sukses Budidaya Melon

Kupang-InfoNTT.com,- memanfaatkan lahan kosong dengan luas kurang lebih satu hektar, Deasy Ballo Foeh Anggota DPRD …

Tinggalkan Balasan

Translate »