Bagaimana Memahami Rencana Tuhan?

Seorang mahasiswi Institut Agama Kristen Negeri Kupang telah berpulang. Rekan-rekannya amat berduka. Para dosen tak dapat menahan air mata. Wajah-wajah muram hampir tak dapat meyakini kabar yang mereka terima. Petronela Ruku menggambarkannya dalam bait-bait puisi berikut ini.

Bagaimana Memahami Rencana Tuhan?

Read More

Petronela Ruku

(By: Pertonela Ruku)

Pagi ini setiap handphone berdering
Berderet dan berjejer ucapan turut berduka 
WhatsApp Grup dan Facebook hingga Dinding Cerita. 

Desiana Sipa,
Mahasiswa IAKN Kupang Jurusan Musik Gerejawi 
Telah dipanggil pulang ke Haribaan dan Pangkuan Sang Khalik. 

Desiana Sipa 
Mahasiswa yang selangkah lagi mengakhiri masa perkuliahannya.
Desy yang seharusnya akan melangsungkan ujian skripsi pada Jumat tanggal 25 September 2020 tertunda gegara virus korona.
Kampus menunda tanggal ujian.
kabar tersiarDesy telah menyiapkan segala sesuatu,
Jas bahkan selempang bernama dan gelar S.Sn yang diimpikan.
Kamis malam itu baik Desy dan teman seperjuangannya berkeputusan untuk menginap di kosku yang tempatnya tak jauh dari kampus,
Bertujuan agar besok tidak terlambat terkendala kendaraan.
Tentu saja dia tak sabar akan momen indahnya,
namun kabar penundaan ujian seketika membuat Desy kecewa.
Akhirnya Desy berkeputusan untuk pulang ke kampung 
Berharap bila tiba waktu untuk ujian dia kembali.
Namun seminggu berlalu
kabar tak nyaman terdengar Desy sakit dan dilarikan ke RS bahkan tak sadarkan diri.
Pada Sabtu,3 Oktober 2020 Desy berpulang. 

Kesedihan yang mendalam dirasakan oleh semua mahasiswa,
dosen dan semua yang mengenal Desy. 

Desy sosok yang sangat menginspirasi.
Ada padanya kekurangan tidak membuat semangatnya pudar.
talenta yang Tuhan berikan selalu Ia gunakan.
Ancilla Domini Choir, Mutis Choir
tempat Desy mempersembahkan apa yang dia miliki sebagai bentuk pelayanannya pada Tuhan. 

Baikbersahaja, dan ceria
Cerdas dan suka berbagi 
itulah pribadi Desy kuketahui sejak aku mengenalnya. 

Slamat jalan Senior,
Kami semua berduka
Sampai jumpa di Yerusalem yang baru.
Bernyanyilah bersama para malak di Sorga 

 

Kupang, 3 Oktober 2020

Editor: Heronimus Bani 

 

Related posts

Leave a Reply