Rabu , Desember 13 2017
Home / Sastra (page 3)

Sastra

Tuan, segelas kopimu

Tuan, segelas kopimu Tuan,…, Kopi yang kau sajikan pagi ini, warnanya pekat, apakah sepekat itu rindumu padanya? atau… sepahati kenyataan bahwa kau telah tiada? Tuan,… Kopi yang kau sajikan pagi ini, kau seruput apakah sambil mengingatnya? atau… dia yang ada di masa lalumu? Tuan,… Kupikir kau sudah jauh melangkah, sampai …

Read More »

Tuan, ‘ku rindu padamu

Tuan, kadang kau semerah senja, begitu indah dipandang, membuat senyum di bibirku, lalu, aku merindukanmu. Tapi… Tuan,… kadang kau seperti hujan, datang sesuka hatimu, membawa kenangan lalu pergi, membawa harapan dan asa. Tuan,… senja dan hujan, kaupun mungkin demikian, menawarkan keindahanmu, lalu… kau buatkan rindu menggreget… hatiku… kau membangkitkan kenangan …

Read More »

Tuan, hatiku remuk

Tuan, jika suatu saat terpikir dalam benakmu untuk kembali, cobalah mengubah arah langkah kakimu. Jika nanti kau dapati tak ada yang bisa menyayangi dengan sepenuh hati, seperti yang lalu, maka cobalah yakinkan hatimu kembali. Dan jika nanti kau dapati tak ada jalan pulang pada hati yang telah lebih dulu dilanda …

Read More »

Maria Anilsa Adak: Dilema Cinta Sang Gadis

Infontt.com,- Banyak orang ingin menikmati indahnya jatuh cinta hanya pada satu orang saja, tetapi sebagian orang tidak bisa menemukan cinta pada satu orang, malah Sebaliknya jatuh cinta pada orang lain lagi. Sebagian orang lagi, terpaksa harus pasrah menikmati cinta, karena sudah berulang kali dilukai atas nama cinta. ****** Gadis itu …

Read More »

Mari berpantun ria (1)

Raja burung mengakasa raya Menilik samudera sebagai jalan raya. Mendorong cita, visi mengangkasa, Kiranya hati haruslah perkasa. Berjerih lelah di hari siang, Termenung renung menjelang petang. Berkejar-kejaran berebut kursi, Berakhir di finis hanyalah sekursi. Nantikan hari menjelang fajar, Doa dipanjatkan pada si bintang fajar. Indahlah nian bila bersinar, Gapaiannya dengan …

Read More »

Hoax, Bully, Madu dan Kerbau

Hoax, bully, madu dan kerbau Menakar waktu, mendulang hari. Menjulang gunung, menjunjung langit. Siapa dapat memenjarakan angin? Hoax bertabur fitnah akan dipetik. Beribu bintang bertebaran di langit, Awan-gemawan terbang di bawahnya. Adakah selebriti dan jenderal menggapainya Bila berujar saja bbully nan ejek menyertainya. Bunga di padang kembang berkumbang. Sumber manis …

Read More »

Biarkan Aku Berteduh di …

Diam … Bisu … . Tenang … Lengang … . Hening … . Bening … Teduh … . Kegaduhan tak mengganggu diamnya aku. Suara jangkrik tak mampu menembus kebisuan. Tangis bayi menetek tak menggubris ketenangan. Nyanyian nada gembira anak tak mengusik lengangnya area. Dalam keheningan sang pendo’a ingin memanjatkan syukur. …

Read More »

Menggantung harap pada sang Asa

Alkisah, suatu ketika seorang gadis bergelar sarjana ekonomi beranjangsana ke desa Mamut. Ketika dia berangkat dari kota, ada sejumlah data dan informasi yang telah ia kantongi. Nama desa, potensi manusianya, potensi alamnya, budaya dan lain-lain. Seluruh data dan informasi yang dimiliki itu bersifat mentah, sehingga ia memutuskan untuk tiba di …

Read More »

Kuburkan Aku Di Sisi Kekasihku

Saat-saat terakhir telah menjelang. Mataku menerawang ke sekeliling kamar. Usahaku sia-sia. Anak-anakku berdiri bagai pagar mengelilingi sisi pembaringanku. Para menantu duduk terpekur. Cucu-cucuku berbisik-bisik. Aku sadar kini, malaikat maut segera akan menjemput dan mengawalku kembali ke asal-muasalku. Aku masih bisa menghitung dan mengingat anak-anakku. Simon, Noni, Onis, Soni, Menti, si …

Read More »

Tanggal Sudah Seragam Putih Merah

Waktu itu hari Sabtu terakhir dalam tahun pelajaran di sekolah. Aku masih mengenakan seragam putih-merah. Topi putih-merah bergambar tutwuri handayani. Dasi merah bergantung di leher menjurai ke dada. Aku masih seorang siswa kelas tertinggi di sekolah dasar. Berduyun-duyun, sendirian atau berpasangan orang-orang dewasa menuju ke sekolahku. Mereka adalah para orang …

Read More »