Rabu , Desember 13 2017
Home / Puisi (page 5)

Puisi

Kepada PT Sinbers : Balada Tanaman Tertindas

Kutatap gunduk daun yang meratap sedih Puing-puing tanaman telah bertebaran termakan tanah Aku tak bernyawa lagi Nafasku telah terpenggal oleh angkuh roda buldozermu yang tak kenal siapa tuan, siapa pemilik Kau serakah menyerang aku membabibuta remukkan nyawa yang kokoh berdiri diantara seribu penghuni alam yang tak kenal siapa kau Kau …

Read More »

Puisi, ” TELAT”

Kutatap seribu senyum yang menepi di sudut kamar Ada bias malam masih membungkam dicahaya renbulan Aku pun bersandar diriba gurau semalam yang terlelap mimpi sejagat. Pelangi pagi membias fajar Melukis indah pada deret kisah yang pernah berucap dari bibir alam yang sedang berziarah diawal kehidupan Kau malah terlelap di ketiak …

Read More »

Getar Nadi Guru dari Angin Selatan

By: Heronimus Bani Hai cakrawala, bintang gemintang, dan bulan rembulan, pengantar syahdu puisi cinta, Lihat guru itu! Ia menenteng tas kusut dan memapah buku lusuh. Wajah berseri yang dibuat-buat nampak mekar indah di pagi hari, seindah mentari pagi yang sejuk. Wajah yang sama akan layu bersama wibawa lima hingga tujuh …

Read More »

Sapi dan Rusa, Kancil dan Buaya

Tuhan… Andaikan sapi beranak rusa, Dan rusa beranak kancil, Pasti dunia terbelalak. Sayangnya… sapi beranak anak sapi inseminasi, karena kawin tak normal dengan tangan manusia yang menjumput cairan benih sapi bermutu. Dan kelahirannya menyesakkan napas dan hampir selalu membunuh si induk sapi, dan lagi meneteskan air mata si peternak, sambil …

Read More »

Sangga Malole

Menanti mentari pagi, Gemas tak cemas, niat bertimbun di lengkungan haik, Langkah berayun naik, Roda bergulir memunggung jalan beraspal hot miks. Nur ilahi menggandeng lagi mengantar nurani. Berenang seberangi teluk dan selat, Memunggung laut, membelah ombak mengombak. Membuang sauh menambat temali, Nusa malole titian malole Pulau Rote nusa Lote malole, …

Read More »

Menanti Kemerdekaan

Merdeka!! Wahai anak bangsa, Sudahkah kamu menikmati alam kemerdekaan? Pekik merdeka telah terdengar. Merdeka! Sekali lagi: Merdeka! Merdeka! Gegap gempita merdeka telah teralami. Merdeka sebagai bangsa sudah terjadi. Merdeka sebagai kaum sudah nyata. Tapi… Apakah kita benar-benar telah merdeka? Sesungguhnya kita belum merdeka secara utuh! Ada anak bangsa terpinggirkan. Ada …

Read More »

Emas di Hamparan Skukuk Debu

Rancang bangunku dari cairan. Dilahirkan dalam darah dan daging. Dibentuk di atas tanah berdebu. Menari, berkeringat di panggung skukuk berdebu. Berharap disodori koin emas dari tangan berdebu skukuk. Aksesoris emas noni-mnatu’ tak ‘kan berkilau-kilauan, pada tubuh yang kemarauan lagi raka’pee’, meto’-meto’ nan kemarau di hati dan perasaan. Merangkak maju, fonat …

Read More »

Entah Apa Kisah Ini?

Dua hari yang lalu, mereka berdiri di kejauhan. Mata tak awas dalam penglihatan, telinga tak sigap dalam pendengaran. Emosi menyendiri di balik pulau, desa dan kota kelahiran. Sehari kemarin, mereka berdekatan. Emosi bermain bersama dalam pengetahuan dan ketrampilan. Sejurus berkisah tentang tipisnya pengalaman. Ada pula yang telah kenyang pengalaman. Hari …

Read More »

Cerita di Ujung Senja

Kawan, Mari kuajak bercerita, mari rapatkan hati, mari dekatkan perhatian. Dulu… Ketika aku masih kekar, berkaki kuturuni lembah, berpeluh kudaki bukit, Bersemangat kujalani hari hingga lelah dalam senyum. Saat itu, Jalan berdebu berhiaskan pepohonan berbunga Di rantingnya bergelantungan binatang liar,ditingkahi kicau burung liar, nikmat di telinga, sejuk di pandangan mata, …

Read More »